Flamboyannews.com, Rejang Lebong – Ribuan masyarakat memadati Lapangan Dwi Tunggal Curup, Sabtu malam (31/10/2026), untuk mengikuti tabligh akbar dalam rangkaian Gebyar Semarak Merah Putih Kabupaten Rejang Lebong Tahun 2026.
Kegiatan keagamaan yang menghadirkan penceramah nasional Prof. KH. Abdul Somad Batubara, Lc., D.E.S.A., Ph.D., tersebut menjadi momentum memperkuat nilai-nilai keagamaan sekaligus mengajak masyarakat meningkatkan kepedulian terhadap pembinaan generasi muda.
Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Rejang Lebong, Dr. H. Rahman Umar, S.Ag., M.Pd.I., turut menghadiri kegiatan tersebut bersama Plt. Bupati Rejang Lebong Hendri Praja beserta istri, Bupati Kepahiang, Kapolres Rejang Lebong, Sekretaris Daerah, jajaran asisten, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), kepala organisasi perangkat daerah (OPD), kepala instansi vertikal, serta ribuan masyarakat.
Dalam tausiyahnya, Ustaz Abdul Somad mengangkat sejumlah persoalan sosial yang menjadi perhatian dalam kehidupan generasi muda, di antaranya penyalahgunaan narkoba, isu LGBT, perundungan (bullying), dan seks bebas.
Ia mengingatkan bahwa keluarga, khususnya orang tua, memiliki peran penting dalam memberikan pendidikan, pengawasan, serta membangun komunikasi yang baik dengan anak-anak agar mereka memiliki pegangan moral dan agama dalam menghadapi berbagai tantangan zaman.
Pesan tersebut sejalan dengan pentingnya penguatan pendidikan agama dan pembentukan karakter sejak dini. Pembinaan generasi muda tidak hanya menjadi tanggung jawab lembaga pendidikan, tetapi juga membutuhkan keterlibatan keluarga, lingkungan masyarakat, dan seluruh unsur terkait.
Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Rejang Lebong, Rahman Umar, menyambut baik penyelenggaraan tabligh akbar tersebut. Menurutnya, kegiatan keagamaan seperti ini menjadi sarana penting untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pendidikan moral dan spiritual, khususnya bagi generasi penerus.
“Melalui tabligh akbar ini, kita diingatkan bahwa menjaga generasi muda dari berbagai bentuk kenakalan remaja merupakan tanggung jawab bersama. Orang tua harus menjadi garda terdepan dalam memberikan pendidikan agama, menanamkan akhlak mulia, serta membangun komunikasi yang baik dengan anak-anak. Kami berharap pesan yang disampaikan Ustaz Abdul Somad dapat menjadi bahan renungan sekaligus motivasi bagi masyarakat untuk bersama-sama membimbing dan melindungi generasi penerus bangsa,” ungkap Rahman.
Ia berharap momentum tersebut dapat semakin mendorong kepedulian masyarakat terhadap perkembangan anak-anak, baik dalam lingkungan keluarga, pendidikan, maupun pergaulan sehari-hari.
Menurutnya, penguatan pendidikan agama, penanaman nilai-nilai akhlak, dan pembinaan karakter secara berkelanjutan merupakan bagian penting dalam mempersiapkan generasi muda yang beriman, berpengetahuan, serta memiliki tanggung jawab sosial.
Tabligh akbar dalam rangka Gebyar Semarak Merah Putih 2026 ini tidak hanya menjadi sarana mempererat silaturahmi antara pemerintah dan masyarakat, tetapi juga menghadirkan ruang penyampaian pesan keagamaan yang berkaitan langsung dengan persoalan sosial di tengah kehidupan masyarakat.
Antusiasme ribuan warga yang hadir memperlihatkan tingginya partisipasi masyarakat dalam kegiatan keagamaan tersebut.
Melalui momentum ini, diharapkan semangat Gebyar Semarak Merah Putih tidak hanya memperkuat persatuan dan kecintaan terhadap bangsa, tetapi juga membangun kesadaran bersama akan pentingnya pendidikan agama, pembinaan akhlak, serta perlindungan generasi muda demi masa depan Kabupaten Rejang Lebong yang lebih baik.
Reporter : Putri
Editor : Gina Rivaldo





