Dorong Angkong Berisi Pasir, Ali Supriyono Jadi Simbol Semangat Gotong Royong TMMD Banjarnegara

program TMMD Reguler ke-129 Tahun Anggaran 2026, sosok Ali Supriyono (31) menjadi perhatian. Warga Dusun Kunir RT 01 RW 09, Desa Gumelem Kulon, Kecamatan Susukan itu tak kenal lelah mendorong angkong berisi pasir demi mempercepat pembangunan yang telah lama dinantikan masyarakat, Sabtu (18/7/2026).
program TMMD Reguler ke-129 Tahun Anggaran 2026, sosok Ali Supriyono (31) menjadi perhatian. Warga Dusun Kunir RT 01 RW 09, Desa Gumelem Kulon, Kecamatan Susukan itu tak kenal lelah mendorong angkong berisi pasir demi mempercepat pembangunan yang telah lama dinantikan masyarakat, Sabtu (18/7/2026).

BANJARNEGARA – Di tengah hiruk-pikuk pembangunan jalan dalam program TMMD Reguler ke-129 Tahun Anggaran 2026, sosok Ali Supriyono (31) menjadi perhatian. Warga Dusun Kunir RT 01 RW 09, Desa Gumelem Kulon, Kecamatan Susukan itu tak kenal lelah mendorong angkong berisi pasir demi mempercepat pembangunan yang telah lama dinantikan masyarakat, Sabtu (18/7/2026).

Derit roda angkong yang melintasi jalur tanah menjadi irama pengabdian di lokasi pekerjaan. Berulang kali Ali mengangkut pasir dari tempat penumpukan menuju titik pengecoran jalan. Meski harus melewati medan yang menanjak dengan beban yang tidak ringan, semangatnya tak pernah surut.

Bagi Ali, setiap angkong pasir yang berhasil diantarkan bukan sekadar material bangunan, melainkan bagian dari harapan untuk menghadirkan akses jalan yang lebih layak bagi warga desa.

“Kalau desa ingin maju, semua harus ikut ambil bagian. Saya senang bisa membantu meskipun hanya mengangkut pasir. Semoga jalan ini cepat selesai dan membawa manfaat bagi seluruh masyarakat,” ujarnya.

Pemandangan di lokasi TMMD menunjukkan kuatnya budaya gotong royong yang masih hidup di tengah masyarakat. Anggota Satgas TMMD Kodim 0704/Banjarnegara dan warga bekerja tanpa mengenal lelah. Sebagian mengaduk campuran beton, meratakan permukaan jalan, menyusun material, sementara yang lain mengangkut pasir dan batu untuk mempercepat proses pembangunan.

Kebersamaan tersebut menjadi cerminan nyata tema “TMMD Satukan Langkah Membangun Negeri dari Desa”, di mana TNI dan masyarakat bekerja tanpa sekat demi mewujudkan pembangunan yang berdampak langsung bagi kehidupan warga.

Partisipasi aktif masyarakat, khususnya para pemuda seperti Ali Supriyono, mendapat apresiasi dari Satgas TMMD. Semangat sukarela yang ditunjukkan warga dinilai menjadi faktor penting dalam mempercepat penyelesaian berbagai sasaran fisik program.

Jalan yang sedang dibangun di Dusun Kunir nantinya diharapkan mampu memperlancar mobilitas masyarakat, memudahkan distribusi hasil pertanian, membuka akses ekonomi, sekaligus meningkatkan kualitas hidup warga Desa Gumelem Kulon.

Di bawah terik matahari, Ali tetap setia mendorong angkong berisi pasir dari satu titik ke titik lainnya. Baginya, rasa lelah hari ini akan terbayar ketika jalan yang sedang dibangun telah selesai dan dapat dinikmati oleh seluruh masyarakat.

Kisah Ali menjadi bukti bahwa keberhasilan TMMD bukan hanya ditentukan oleh alat berat maupun kemampuan personel TNI, tetapi juga lahir dari kepedulian warga yang rela menyumbangkan tenaga dan waktu demi kemajuan desa.

Dari dorongan sebuah angkong sederhana, tersimpan pesan besar tentang semangat gotong royong, kebersamaan, dan harapan akan masa depan desa yang lebih maju. Inilah wajah nyata TMMD, ketika pembangunan bukan hanya menghasilkan infrastruktur, tetapi juga memperkuat kemanunggalan TNI dan rakyat sebagai fondasi membangun negeri dari desa.