Flamboyannews.com – Kepahiang, Nasib memilukan dialami Rohim (50). Pria asal Desa Simpang kota beringin Kecamatan Merigi, Kepahiang, ini sampai saat ini belum di temukan keberadaan nya paska banjir bandang.

“Pencarian korban hilang ini terus dilakukan warga setempat yang bergotong-royong
Hingga hari ini selasa (30/4/2019) Evakuasi, pencarian korban diintensifkan. Warga yang bergotong-royong masih melakukan evakuasi dan belum semua daerah terdampak dijangkau karna tertutup material banjir bandang.
Bencana sudah terjadi. Marilah kita bersama bergandeng tangan mengurangi kesulitan yang di rasakan oleh sesama saudara di kepahiang.

Persoalan lingkungan di daerah-daerah yang menyebabkan banjir bandang juga penting dibicarakan sebagai penangulangan, tetapi ada baiknya setelah semua pulih.
Hendaknya, rasa kemanusiaan ini juga kita wujudkan dalam bencana banjir di kepahiang. Ini penting sekali karena situasi di kepahiang sangat terisolir.
Kita berharap juga secepatnya pemerintah setempat memberi uluran bantuan tenaga untuk pencarian korban, sehingga bantuan terkoordinir dan tepat sasaran.
“Saya selalu berdo’a supaya Allah SWT segera mempertemukan kami kembali ujar beni anak korban banjir bandang ini, dan saya pun selalu berharap akan ada uluran tangan pemerinta setempat untuk membantu pencarian bapak kami supaya bisa bertemu kembali,” harapnya sambil meneteskan air mata.












