Pelantikan KAI Bengkulu, Gubernur Rohidin : Ada Tiga Syarat Orang Disebut Profesional

FlamboyanNews.Com, Bengkulu – Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah menyebutkan, untuk dikatakan seseorang itu profesional dalam bekerja harus memenuhi tiga syarat.

Yang pertama dan mutlak harus ada yaitu, menguasai ilmu yang ditekuni.

“Harus betul-betul menguasai ilmu pengetahuan yang kita tekuni itu,” sebut Gubernur Rohidin, dalam amanatnya saat Pelantikan Ketua dan Pengukuhan Pengurus Dewan Pimpinan Daerah Kongres Advokat Indonesia (DPD KAI) Provinsi Bengkulu, di Gedung Daerah Bengkulu, Selasa (6/4).

Kemudian kedua, kata Gubernur, menjalani tugas dan tanggungjawabnya dengan kesungguhan.

“Jika kita tidak sungguh-sungguh dalam menjalankan tugas dan tanggungjawab, maka orang tidak melihat bahwa kita profesional dalam menjalankan tugas,” jelasnya.

Lanjutnya, dengan ilmu pengetahuan yang mumpuni kemudian digerakkan dengan kesungguhan dan semangat yang tinggi serta menjalaninya dengan keikhlasan, maka seseorang itu dikatakan profesional.

“Jika dua hal tadi berpadu, Ilmu pengetahuan yang mumpuni dan kesungguhan kemudian dibungkus dengan ikhlas maka orang akan merasakan bahwa orang tersebut profesional dalam bekerja,” pungkasnya.

Gubernur Rohidin mengatakan, Advokad adalah profesi yang sangat mulia dan memiliki nilai-nilai yang universal dan semua orang membutuhkan hal itu.

Dimana profesi advokad itu, mengemban amanah dengan nilai-nilai sangat tinggi, mengawal demokrasi, menegakan kebenaran serta memperjuangkan keadilan.

Gubernur Rohidin berpesan, agar menjalankan tugas dengan baik dan penuh tanggungjawab yang tentu mengedepankan profesionalisme.

“Saya berharap pengurus KAI dapat menjadi bagian yang tidak terpisahkan dalam penyelenggaraan pemerintahan Provinsi Bengkulu, bagaimana membangun sosial kemasyarakatan terkhusus dalam rangka penegakan hukum di Bumi Rafflesia ini,” pungkasnya.

Terpilih sebagai Ketua KAI Provinsi Bengkulu masa Bhakti 2021-2026 yaitu Jecky Harianto. Ketua KAI dan pengurus KAI Provinsi Bengkulu dilantik dan dikukuhkan langsung oleh Presiden KAI Cucu Sanjaya Hernanto.

Presiden KAI Cucu Sanjaya Hernanto berpesan, agar ketua dan pengurus KAI Bengkulu yang baru dilantik dapat bersinergi dengan pemerintah daerah

“Mudah-mudahan KAI ditangan saudara-saudara sekalian akan semakin maju dan sukses,” ujar Cucu Sanjaya, usai melantik Ketua dan Pengurus KAI Bengkulu.

Saat ini, ungkapnya, KAI telah memiliki program bekerjasama dengan Badan Pembina Hukum Nasional (BPHN) yaitu satu desa satu advokad.

“Advokadnya bisa kami siapkan dari KAI atau dari desa sendiri yang memiliki sarjana hukum dapat kami didik menjadi advokad. Sehingga nanti di desa dapat memberikan advokasi kepada masyarakat,” ungkapnya.

Dirinya berharap, program KAI dapat disinergikan dengan pemerintah Provinsi Bengkulu baik dalam sosial kemasyarakatan maupun dalam hal penegakan hukum.

“Sejak pertama saya dilantik menjadi Presiden KAI baru kali ini saya ke Bengkulu. Untuk itu, saya berharap banyak dari Bengkulu ini dapat maju, terkhususnya konsep satu desa satu advokad tadi,” tutupnya.

Kegiatan itu juga diisi penandatanganan MoU antara KAI dengan Universitas Prof. Dr. Hazairin, SH dan Serikat Media Siber Indonesia. Provinsi Bengkulu.(***)