FlamboyanNews.Com – BENGKULLU, Usai pelaksanaan upacara apel gelar pasukan, Kapolda Bengkulu, Brigjen Pol Supratman bersama gubernur Bengkulu Dr. H. Rohidin Mersyah, Danrem 041 Gamas Kol Inf Dwi Wahyudi serta Forkopimda dan tokoh agama Provinsi Bengkulu memusnahkan barang bukti berupa minuman keras 2499 botol dan 3660 liter tuak ,petasan sebanyak 28455 buah, 135 kepingan vcd porno dan 1790 obat-obatan.
Brigjen Pol Drs. supratman, M.H., menjelaskan barang bukti yang di musnahkan tersebut merupakan hasil dari pelaksanaan giat operasi pekat tahun 2019 mencapai 87%. Dijelaskan oleh Kapolda Bengkulu, Minuman keras adalah sumber utama dari aksi kriminalitas yang terjadi di Bengkulu.
” kita lakukan Pemusnahan barang bukti hasil giat operasi pekat tahun 2019. Semoga pemusnahan ini menjadi efek jera bagi pelaku penyedia miras.” terang kapolda
Meski demikian Kapolda Bengkulu mengakui pihaknya belum melakukan penindakan bagi produsen atau pembuat tuak lantaran Pemerintah Daerah Kota Bengkulu belum mempunyai perda.
” Produksi tuak di Bengkulu cukup besar dan kelemahan kita belum memiliki perda sehingga diharapkan menjadi perhatian bagi kepala daerah untuk membuat perda dalam penindakan bagi pelaki pembuat tuak.” Pungkas Kapolda Bengkulu.
Sumber : Tribratanewsbengkulu.com












