BANJARNEGARA – Semangat kebersamaan kembali menjadi kekuatan utama dalam pelaksanaan TMMD Reguler ke-129 Tahun Anggaran 2026 Kodim 0704/Banjarnegara. Di Dusun Kunir RT 01 RW 09, Desa Gumelem Kulon, Kecamatan Susukan, pembangunan gorong-gorong plat beton terus dikebut dan hingga Minggu (19/7/2026) telah mencapai progres sekitar 10 persen.
Pembangunan tersebut dipimpin langsung oleh Sertu Mintarko, yang tak hanya mengoordinasikan pekerjaan, tetapi juga turun tangan bersama warga mengerjakan setiap tahapan pembangunan.
Sejak pagi, personel Satgas TMMD dan masyarakat bergotong royong menyiapkan material, menggali jalur saluran, mengangkut pasir dan batu, hingga menyusun konstruksi gorong-gorong. Suasana penuh kekompakan terlihat di lokasi, mencerminkan kuatnya sinergi antara TNI dan masyarakat dalam membangun desa.
Sertu Mintarko mengatakan, pembangunan gorong-gorong merupakan bagian penting dari proyek infrastruktur TMMD karena berfungsi menjaga sistem drainase agar tetap berjalan optimal.
Menurutnya, saluran air yang baik akan menjaga kualitas jalan rabat beton sehingga lebih kuat, tahan lama, dan tidak mudah rusak akibat genangan air, terutama saat musim penghujan.
“Pekerjaan ini memang belum terlihat besar, tetapi fungsinya sangat penting. Gorong-gorong akan menjadi penopang utama sistem drainase sehingga jalan yang dibangun bisa bertahan lebih lama dan memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat,” ujarnya.
Meski progres baru mencapai 10 persen, seluruh personel Satgas bersama masyarakat optimistis pekerjaan dapat diselesaikan sesuai target berkat tingginya partisipasi warga yang setiap hari ikut bergotong royong.
Program TMMD Reguler ke-129 yang mengusung tema “TMMD Satukan Langkah Membangun Negeri dari Desa” terus memperlihatkan semangat kolaborasi antara TNI dan masyarakat. Tidak ada sekat dalam setiap pekerjaan. Prajurit dan warga bekerja berdampingan dengan tujuan yang sama, yaitu menghadirkan pembangunan yang bermanfaat bagi desa.
Bagi masyarakat Dusun Kunir, pembangunan gorong-gorong bukan sekadar pelengkap proyek jalan, tetapi menjadi infrastruktur penting untuk mengurangi risiko banjir, memperlancar aliran air, dan menjaga kualitas jalan yang akan menjadi akses utama aktivitas warga.
Semangat gotong royong yang dipimpin Sertu Mintarko menjadi bukti bahwa keberhasilan TMMD tidak hanya ditentukan oleh alat berat atau material bangunan, tetapi juga oleh kebersamaan dan kepedulian seluruh elemen masyarakat.
Dari Desa Gumelem Kulon, progres 10 persen pembangunan gorong-gorong menjadi langkah awal menuju infrastruktur yang lebih kokoh dan berkelanjutan. Setiap adukan semen, setiap batu yang dipasang, hingga setiap tetes keringat yang tercurah menjadi simbol nyata bahwa membangun negeri selalu dimulai dari desa, melalui semangat gotong royong yang tak pernah padam.












