Wagub Rakor Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan di Kepahiang

Flamboyannews.com, Kepahiang – Wakil Gubernur Bengkulu Dr. H. Rosjonsyah, S.Ip, M.Si  melakukan rapat Koordinasi Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan (TKPK) Ekstrem bersama Wakil Bupati Kepahiang H. Zurdi Nata,S.Ip selaku ketua Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan Daerah (TKPKD),  Selasa (13/8/2022) di rumah dinas Bupati Kepahiang.

Turut hadir dalam acara tersebut para Kepala OPD Terkait dari Provinsi Bengkulu, Para Asisten dalam Pemda Kepahiang, Kepala OPD Kabupaten Kepahiang, dan para Camat.

Wakil bupati menyampaikan walaupun kabupaten Kepahiang tidak termasuk dalam daerah fokus kemiskinan ekstrim. Namun, Masalah kemiskinan adalah masalah multidimensi yang menjadi permasalahan tidak hanya di tingkat daerah, namun juga menjadi salah satu permasalahan nasional.

“Oleh karenanya, penanggulangan kemiskinan menjadi tanggungjawab bersama dan diperlukan penanganan secara multi sektor. Penanggulangan kemiskinan merupakan kebijakan dan program pemerintah yang dilakukan secara sistematis, terencana, dan bersinergi dengan dunia usaha dan masyarakat untuk mengurangi jumlah penduduk miskin dalam rangka meningkatkan kesejahteraan rakyat” sampai Wakil Bupati.

Sementara itu, Wakil gubernur dalam arahannya menyampaikan kunjungan kerja ini merupakan salah satu upaya dalam mempercepat penanggulangan kemiskinan di provinsi Bengkulu. Sekaligus melakukan koordinasi antar pemerintah provinsi dengan daerah sebagai bagian dari visi dan misi besar pembangunan Bengkulu yaitu Bengkulu Maju, Sejahtera dan Hebat.

“Keberhasilan daerah dalam penanggulangan kemiskinan sangat ditentukan oleh tingkat validitas data di setiap daerah dan juga sinergisitas seluruh jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD).Termasuk melaksanakan program kegiatan yang terpadu dan terintegrasi dalam menyelaraskan dokumen perencanaan pembangunan daerah, juga menjadi tolak ukur dalam percepatan tindak lanjut penanggulangan kemiskinan” Ujar Wagub

Wagup juga berpesan untuk pemerintah kabupaten Kepahiang agar dapat menerapkan strategi dalam penanggulangan kemiskinan sesuai dengan permendagri nomor 53 tahun 2020. Antara lain mengurangi beban pengeluaran masyarakat miskin, meningkatkan kemmapuan dan pendapatan masyarakat miskin.

“Selanjutnya, Pemkab Kepahaing juga diharapkan dapat mengembangkan dan menjamin keberlanjutan usaha mikro serta kecil dan membentuk sinergi kebijakan dan program penanggulangan kemiskinan,” pungkas Wagub.

Setelah melakukan rapat koordinasi wakil gubernur Bengkulu, wakil bupati Kepahiang serta rombongan memberikan bantuan kepada keluarga miskin yang belum tersentuh di desa Kelobak dan kunjungan ke IKM Adela batik di kecamatan Merigi.