Pulang Sekolah, Fajar Saksikan Semangat Gotong Royong Satgas TMMD Bangun Desa

Suasana berbeda menyambut kepulangan Fajar (11), siswa sekolah dasar asal Dusun Kunir RT 01 RW 09, Desa Gumelem Kulon, Kecamatan Susukan, Kabupaten Banjarnegara, pada Rabu (22/7/2026).
Suasana berbeda menyambut kepulangan Fajar (11), siswa sekolah dasar asal Dusun Kunir RT 01 RW 09, Desa Gumelem Kulon, Kecamatan Susukan, Kabupaten Banjarnegara, pada Rabu (22/7/2026).

BANJARNEGARA – Suasana berbeda menyambut kepulangan Fajar (11), siswa sekolah dasar asal Dusun Kunir RT 01 RW 09, Desa Gumelem Kulon, Kecamatan Susukan, Kabupaten Banjarnegara, pada Rabu (22/7/2026). Dalam perjalanan pulang dari sekolah, bocah itu berhenti sejenak menyaksikan aktivitas personel Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-129 Kodim 0704/Banjarnegara yang tengah bekerja bersama warga membangun desanya.

Di lokasi, deretan prajurit TNI dan masyarakat tampak bergotong royong menyelesaikan berbagai pekerjaan pembangunan. Suara alat kerja yang berpadu dengan semangat kebersamaan menciptakan pemandangan yang menarik perhatian Fajar hingga membuat langkahnya melambat.

Dengan rasa penasaran, ia mengamati setiap proses yang dilakukan para prajurit. Bagi Fajar, momen tersebut menjadi pengalaman baru. Ia melihat langsung bagaimana anggota TNI tidak hanya menjalankan tugas pembangunan, tetapi juga berbaur dan bekerja berdampingan dengan masyarakat tanpa mengenal lelah.

Kehadiran Fajar di sekitar lokasi tidak luput dari perhatian personel Satgas. Beberapa prajurit menyapanya dengan senyum ramah, yang kemudian dibalas dengan senyum malu-malu oleh bocah berseragam sekolah itu. Interaksi sederhana tersebut mencerminkan kedekatan yang terjalin secara alami antara TNI dan masyarakat, termasuk anak-anak.

Bagi warga Desa Gumelem Kulon, pelaksanaan TMMD tidak hanya menghadirkan perubahan pada pembangunan fisik, tetapi juga memberikan pengalaman sosial yang berharga. Anak-anak yang setiap hari melintas di lokasi proyek dapat menyaksikan secara langsung nilai-nilai kebersamaan, disiplin, dan gotong royong yang ditunjukkan personel Satgas bersama masyarakat.

Sejumlah orang tua berharap pengalaman tersebut menjadi pembelajaran positif bagi generasi muda. Melalui teladan yang diperlihatkan para prajurit, anak-anak dapat memahami pentingnya kerja sama, kepedulian, serta semangat membangun lingkungan sejak usia dini.

Program TMMD Reguler ke-129 tidak hanya berorientasi pada pembangunan jalan, rumah, maupun fasilitas umum lainnya. Lebih dari itu, kegiatan ini juga menjadi media edukasi sosial yang mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat serta menanamkan nilai-nilai kebangsaan kepada generasi muda.

Kisah sederhana yang dialami Fajar menjadi gambaran bahwa pembangunan desa tidak hanya diukur dari hasil fisik yang terlihat, tetapi juga dari tumbuhnya inspirasi dan semangat kebersamaan di tengah masyarakat. Melalui TMMD Reguler ke-129 yang mengusung tema “TMMD Satukan Langkah Membangun Negeri dari Desa,” TNI terus berupaya menghadirkan pembangunan yang tidak hanya memperbaiki infrastruktur, tetapi juga memperkuat nilai kemanusiaan, gotong royong, dan kepedulian sosial bagi masa depan desa.