Dikira Penculik Anak, Pasutri Pedagang Souvenir Asal Manna di Amankan Warga

FlamboyanNews.Com, Seluma – Saat dikomfirmasi melalui via telpon Hertoni Kepala Desa (KADES) Pasar Seluma membenarkan dan menceritakan kronologi kejadiannya, Rabu (28/1/2020)

Kejadian ini bermula saat keduanya sedang berjualan souvenir di depan salah satu Sekolah Dasar (SD) di Kabupaten Seluma, selasa (27/1/2020)

Kemudian ada lima orang anak yang datang, dengan bermaksud promosi, berharap rame peminat ketika kembali berjualan di SD ini, oleh pasutri ini salah satu anak diberikan souvenir gratis, Lalu keduanya melanjutkan perjalanan ke Tais melewati Desa Pasar Seluma.

Beberapa waktu kemudian di tempat terpisah, ada warga yang mempertanyakan keberadaan anaknya sembari menunjukan souvenir yang bertuliskan nama anaknya, Orang tua anak tersebut panik dan mendadak mencari anaknya, yang ternyata sedang bermain di rumah tetangga, kemudian bertanya siapa yang memberikan souvenir itu.

Setelah mendapatkan jawaban dan curiga, pedagang souvenir pun dikejar, lalu dihentikan di simpang empat desa Pasar Seluma dan diteriaki penculik anak ke pasutri tersebut, tak berselang waktu warga pun mulai ramai. Untuk di mintai keterang lebih lanjut Pasutri di amankan ke rumah Kades Pasar Seluma.

“Selain di curigai pasangan suami istri ini kita amankan kerumah, kerna takut terjadi hal yang tidak di ingikan” ucap Hertoni

Ia juga menambahkan (Pasutri) Azuwir dan Sumiarti yang berprofesi sebagai pedagang souvenir sempat diamankan ke Polsek Seluma lantaran dikira sebagai penculik anak.

“Kalau penculikan itu hoaks, Kedua pasutri itu benar berprofesi sebagai penjual souvenir, karenanya mereka diperbolehkan pulang,” kata Kapolsek Seluma AKP Agus Norman

Setelah diperiksa, pasutri ini ternyata memang berprofesi sebagai pembuat dan penulis souvenir di atas kaca bekas dan tinggal di Jalan Ampera, Manna, Bengkulu Selatan.

Reporter  : Hendri

Editor      : Riki Hermanto