Pemkab Bengkulu Utara Lakukan Rapat Daring Bersama Mendagri RI

Sekretaris Daerah Kabupaten Bengkulu Utara, H.Fitriansyah, S.STP, M.Si saat mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) bersama Mendagri RI secara daring melalui virtual zoom meeting, di Ruang Rapat Setdakab Bengkulu Utara, Senin (06/03/2023).(Foto:Deni/Flamboyannews.com)
Sekretaris Daerah Kabupaten Bengkulu Utara, H.Fitriansyah, S.STP, M.Si saat mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) bersama Mendagri RI secara daring melalui virtual zoom meeting, di Ruang Rapat Setdakab Bengkulu Utara, Senin (06/03/2023).(Foto:Deni/Flamboyannews.com)

Flamboyannews.com, Bengkulu Utara – Pemerintah Kabupaten Bengkulu Utara mengikuti kegiatan rutin Rapat Koordinasi (Rakor) dalam upaya pencegahan stunting bersama Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia secara daring melalui virtual zoom meeting, di Ruang Rapat Setdakab Bengkulu Utara, Senin (06/03/2023).

Baca Juga : Pemerintah Kabupaten Bengkulu Utara, Ucapkan Selamat Ulang Tahun SMSI Ke-6

Rakor ini dilakukan setiap minggu di hari senin dan mengundang seluruh pimpinan dan instansi terkait untuk melaporkan seluruh kegiatan maupun permasalahan yang dihadapi di setiap daerah.

Sekretaris Daerah Kabupaten Bengkulu Utara, H.Fitriansyah, S.STP, M.Si berdasarkan hasil rapat menyampaikan bahwa beberapa komoditas yang perlu diwaspadai kenaikannya menjelang bulan suci Ramadhan, beberapa komoditas dominan yang menyumbang kenaikan inflasi yaitu bahan pokok berupa bahan bakar rumah tangga, minyak goreng, daging ayam ras dan beberapa komoditas lainnya.

Baca Juga : Wabup Bengkulu Selatan Membuka Kegiatan Bimtek Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif

“Perkembangan kenaikan inflasi pada bulan februari 2023, inflasi bulan ke bulan 0,16%, inflasi tahun ke tahun 5,47% , inflasi tahun kalender 0,50%, inflasi bulan februari cendrung mengalami penurunan dibandingkan bulan sebelumnya,”Ucapnya.

Baca Juga : Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah, Mengbuka Acara Jalan Sehat PWM

Pemerintah kabupaten Bengkulu Utara dalam upaya penekanan angka inflasi, melakukan pemantauan terhadap komoditas bahan pangan yang diperkirakan akan naik menjelang bulan puasa, Walaupun sampai saat ini harga kebutuhan pokok masih terkendali, namun pemerintah tetap mewaspadai adanya lonjakan harga menjelang bulan ramadhan. (DN)