Flamboyannews.com, Bengkulu Selatan – Kabupaten Bengkulu Selatan mencapai tahapan krusial dalam proses perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) untuk Tahun Anggaran 2023. Tahapan tersebut adalah Pembicaraan Tingkat I, yang mana salah satu puncaknya adalah penyampaian tanggapan resmi dari Wakil Bupati, Rifa’i Tajuddin, mengenai Pandangan Umum Fraksi Dewan terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) APBD, Senin (11/09/2023)
Dalam sebuah paripurna yang diselenggarakan di ruang rapat DPRD Kabupaten Bengkulu Selatan, Wakil Bupati Rifa’i Tajuddin dengan tegas dan berwibawa menyampaikan tanggapannya.
Baca Juga: Kapolres Kepahiang Pimpin Apel Pagi, Tekankan Disiplin, dan Keselamatan Lalu Lintas
Acara tersebut turut dihadiri oleh Ketua dan Anggota Dewan DPRD, unsur FKPD (Forum Koordinasi Pimpinan Daerah), serta jajaran eselon II dalam struktur Pemerintah Kabupaten Bengkulu Selatan.
Paripurna ini menandai langkah signifikan dalam proses perencanaan keuangan daerah. Ini adalah saat di mana berbagai pihak terlibat dalam diskusi mendalam dan debat konstruktif mengenai usulan perubahan yang termasuk dalam Raperda APBD Tahun 2023.
Tanggapan yang disampaikan oleh Wakil Bupati Rifa’i Tajuddin mencerminkan komitmen pemerintah daerah untuk menyusun APBD yang sesuai dengan kebutuhan dan visi pembangunan Kabupaten Bengkulu Selatan. Diskusi ini juga menyoroti bagaimana anggaran dapat digunakan secara efektif untuk mendukung program-program pelayanan dan pembangunan yang lebih baik bagi masyarakat setempat.
Baca Juga: Kapolres Kepahiang Pimpin Apel Pagi, Tekankan Disiplin, dan Keselamatan Lalu Lintas
Proses perubahan APBD ini memerlukan kerjasama dan pengawasan ketat antara eksekutif dan legislatif serta pemangku kebijakan lainnya. Hasil dari paripurna ini akan mempengaruhi kebijakan keuangan daerah dan, oleh karena itu, memiliki dampak yang signifikan pada masyarakat di Kabupaten Bengkulu Selatan.
Dengan upaya bersama dalam merumuskan APBD yang sesuai dengan kebutuhan daerah, diharapkan Kabupaten Bengkulu Selatan dapat melanjutkan pembangunan yang berkelanjutan dan memberikan pelayanan yang lebih baik kepada masyarakatnya. Pada akhirnya, transparansi dan partisipasi aktif dalam proses perubahan APBD adalah kunci untuk mencapai tujuan ini.
Editor : Gina Rivaldo












