H. Sasriponi Caketum KONI Meminta Musprov Provinsi Bengkulu diundur

FlamboyanNews.Com, Bengkulu – Tokoh pemuda Provinsi Bengkulu yang juga saat ini ketua (GPMI) Gerakan Persaudaraan Muslim Indonesia Provinsi Bengkulu, H Sasriponi Bahrin Rangolawe minta agar Musyawarah Provinsi (Musprov) ditunda dulu.

Ini kan kurang elok. Pak Gubernur kita dalam surat permohonan pengunduran sudah meminta agar Musprov diundur dulu, tapi tetap akan dilangsungkan pada November 2021. Malah pendaftaran masih dibuka,” ujar H. Sasriponi, salah satu Ketua DPD KNPI Provinsi Bengkulu.

Dengan mengabaikan permintaan resmi dari Pak Gubernur tersebut, Saya berasumsi memang ada agenda terselubung. Yakni telah mensekenariokan orang dekat sebagai calon tunggal.

Silakan aja kalau mau maju jadi ketum KONI Provinsi Bengkulu. Tapi, ya sabar dikit. Biar nanti tidak menjadikan gejolak di kemudian hari.

Saya mengingatkan dan meminta kepada panitia penyaringan dan penjaringan proses Musprov KONI Provinsi Bengkulu sebagai kandidat balon Ketua umum KONI yang telah mengambil formulir.

Pertama adalah saya sepakat dengan intrusi Gubernur agar proses Musprov KONI Provinsi Bengkulu diundur.

Akan tetapi saya meminta proses kepada panitia dengan diundurnya proses Musprov ini, saya meminta agar proses penjaringan dan penyaringan ini diperpanjang dan dibuka selebar-lebarnya bagi, Tokoh Pemuda, Tokoh Agama, Tokoh intelektual yang ada keperdulian untuk memperbaiki KONI kedepan.

Saya mohon agar diperpanjang pengembalian berkas pencalonan atau dibuka lagi untuk jangka waktu kembalikan formulir.

“Sehingga para kandidat punya kesempatan untuk mengkondisikan rekomendasi sebagai mana yang diinginkan sesuai dengan aturan.

Saya sudah terhembus ada angin seolah-olah bahwa Musprov KONI Provinsi Bengkulu kedepan ini. Sekedar formalitas dan ketua umum KONI sudah ada sekarang.

Jika memang ada yang pihak-pihak yang bermain dalam hal ini, saya kwatir di kemudian hari justru akan membuat Gadu di kemudian hari dan akan terjadi hal-hal yang tidak kita inginkan.

“Contoh kasus musda KNPI Provinsi Bengkulu, sampai hari musda KNPI tidak Kelir kenapa atas ada intervensi dari pihak tertentu, sampai sekarang saya masih pimpinan sidang KNPI dan belum dicabut sebagai pimpinan sidang sehingga menjadi kios terjadi keributan di Gebung Daerah.

Saya menghimbau meningkatkan agar proses Musprov KONI agar tidak terjadi seperti KNPI masa kemaren dan saat sampai ini KNPI ini belum tuntas.

H. Sasriponi menambahkan, “Saya meminta kepada saudara Saya Pak Gubernur untuk menyikapi situasi ini, “Titik, “Tutupnya.