Menteri Pertanian RI Hadiri Panen Raya Padi Di Seluma

Metan SYL bersama Pemda Bengkulu dan Jajaran melakukan panen padi bersama di Desa Sari Mulyo Seluma, Jumat (10/02/2023).(Poto:Sulistini/Flamboyannews.com)
Metan SYL bersama Pemda Bengkulu dan Jajaran melakukan panen padi bersama di Desa Sari Mulyo Seluma, Jumat (10/02/2023).(Poto:Sulistini/Flamboyannews.com)

Flamboyannews.com, Bengkulu – Menteri Pertanian (Mentan) Republik Indonesia Syahrul Yasin Limpo (SYL) mengajak pemerintah daerah (Pemda) dan jajaran TNI-Polri di Provinsi Bengkulu menggalakan gerakan bela negara dengan menjaga ketahanan pangan nasional.

Hal itu disampaikan Menteri Pertanian dalam gerakan panen padi bersama jajaran Pemda dan Kementan di Desa Sari Mulyo, Kecamatan Sukaraja Kabupaten Seluma Provinsi Bengkulu, Jumat (10/02/2023).

“Saya mengajak Pak Wagub, Bupati dan adik-adik Kasrem, TNI-Polri sama-sama menggerakkan bela negara, dengan kompak menjaga ketahanan pangan kita,” kata Menteri di hadapan Wakil Gubernur Bengkulu Rosjonsyah dan Bupati Seluma Erwin Octavian dan jajaran.

Dalam situasi saat ini, Menteri melihat ketahanan pangan dunia berada pada kondisi rentan terhadap perubahan zaman, perang, dan pandemi. Bila tidak dijaga, menurutnya akan menimbulkan kondisi kelaparan massal.

“Kita lihat saja waktu pandemi, semua orang hampir tidak berani keluar rumah karena takut virus. Tapi kalau hanya berdiam diri dan di rumah tidak ada makanan, apa yang bisa dipertahankan,” ujarnya.

Selain itu menurutnya Bengkulu adalah daerah dengan kondisi geografis yang cocok untuk menjaga ketahanan pangan provinsi. Dengan luas panen padi sebesar 58.664 hektare dengan produksi sekitar 290.156 ton gabah kering atau 167.120 ton beras, diharap dapat memenuhi kebutuhan pangan daerah.

Dengan jumlah luasan lahan persawahan yang ada saat ini, Menteri meminta semua pihak tidak mengubah fungsi lahan menjadi kawasan pertanian lainnya.

“Ini harus terus dijaga dan harus ditingkatkan dengan harapan Provinsi Bengkulu tidak lagi kekurangan beras bahkan bisa menopang kebutuhan daerah lain,” tukasnya.

Pada momen ini Mentan dan Pemda melakukan panen bersama secara simbolis dan meninjau langsung lokasi penggilingan padi serta memastikan ketersediaan dan sarana pertanian di daerah ini terpenuhi. (ST)