Kisah Wanita Pelacur Bani Israil yang Tobat Lalu Melahirkan 7 Nabi, Penasaran Simak Kisahnya

Ilustrasi wanita pelacur bani Israil yang tobat lalu melahirkan 7 nabi. Foto: Getty Images/iStockphoto/vanbeets Baca artikel detikhikmah, "Kisah Wanita Pelacur Bani Israil yang Tobat Lalu Melahirkan 7 Nabi" selengkapnya https://www.detik.com/hikmah/kisah/d-6476860/kisah-wanita-pelacur-bani-israil-yang-tobat-lalu-melahirkan-7-nabi. Ilustrasi wanita pelacur bani Israil yang tobat lalu melahirkan 7 nabi. Foto: Getty Images/iStockphoto/vanbeets
Ilustrasi wanita pelacur bani Israil yang tobat lalu melahirkan 7 nabi. Foto: Getty Images/iStockphoto/vanbeets

Flamboyannews.com, Bengkulu – Perjalanan hidup setiap orang pasti berbeda-beda. Ada yang berada di jalan yang lurus dan ada yang terjerembab dalam kehinaan.

Tetapi hal itu tidak membuat seseorang menyerah untuk mencari ampunan dan ridho Allah SWT.

Setiap orang tidak tahu perbuatan apa yang membuat dirinya diampuni dan mendapat rahmat dari Allah SWT.

 Terdapat seorang perempuan yang bekerja sebagai pelacur dalam kesehariannya. Tetapi tak disangka ia melahirkan 7 anak yang semuanya menjadi nabi.

Dilansir oleh Flamboyannews.com dari Bondowoso Network berikut cerita pelacur yang melahirkan 7 nabi di zaman Bani Israil.

Baca Juga : Wabup Seluma Menghadiri Peresmian Jalan Tol Bengkulu-Taba Penanjung Yang Diresmikan Oleh Presiden Jokowi

 Dalam Tanqihul Qoul Imam Nawawi Al Bantani, dari Zadan, diceritakan dari sahabat Abdullah bin Masud, diceritakan dari sahabat Salman Al farisi bahwa, dahulu kala hiduplah seorang wanita yang cantik di tengah-tengah penduduk Bani Israil.

Tidak hanya cantik tetapi, wanita itu juga kaya raya dan ahli fitnah dengan kecantikan dan keanggunannya rumah wanita itu selalu terbuka lebar setiap harinya.

Sedangkan dia duduk terlentang di atas ranjang yang tempatnya lurus pada pintu rumahnya.

Sehingga setiap pria yang melewati rumah itu termakan fitnah oleh kecantikannya dan tertarik untuk mendekatinya.

Kemudian wanita itu meminta kepada setiap pelanggan untuk memberikan uang sebesar 10 Dinar atau lebih jika ingin menggaulinya.

Suatu waktu, ada seorang pria yang merupakan ahli ibadah dari penduduk Bani Israil melewati rumah itu tanpa sengaja.

Ia melihat rumah yang terbuka dan di dalamnya duduk seorang wanita yang cantik jelita.

Hati pria itu tanpa sadar hanyut oleh kecantikan si wanita . Akalnya pun terkalahkan oleh keinginan nafsu yang membakar hatinya untuk menggauli wanita cantik itu.

 Akhirnya, pria itu menjual kain tenun dan mengumpulkan uang sehingga sampai beberapa keping Dinar sesuai yang dibutuhkan.

 Lalu pria itu pun mendatangi wanita penghibur tersebut dan ia meminta kepada si pria untuk menyerahkan uangnya kepada perwakilan si wanita.

Baca Juga : Bupati Seluma Lantik 350 Guru PPPK Angkatan 2023

Kemudian pria itu diminta untuk memasuki sebuah ruangan khusus yang telah disediakan di sana.

Wanita itu berhias dengan cantiknya dan duduk di atas ranjang. Pria itu pun segera mendekatinya dan duduk di samping wanita yang cantik itu di atas ranjang.

 Tidak lama kemudian wanita itu pun mendekati si pria dan siap untuk melayaninya.

 Namun atas rahmat Allah SWT dan berkat rutinitas ibadah yang dilakukannya, hati pria itu mendapat bisikan, “sesungguhnya Allah subhanahu Wa ta’ala melihatku dalam keadaan buruk ini di atas aras sedangkan aku melakukan perkara haram maka, leburlah semua amalku”. Kata hati si pria.

Pria itu menjadi semakin takut akan keesaan Allah SWT, tubuhnya gemetar dan wajahnya pun mulai memucat.

Wanita melihat wajah pria yang gemetar, dan bertanya kepada si pria, “apa yang sedang terjadi padamu,”Uacapnya.

 Dengan ketakutan pria itu menjawab, “sesungguhnya aku takut kepada Allah SWT, maka izinkanlah aku untuk keluar”.

 Lalu wanita cantik itu berkata, “sesungguhnya kebanyakan orang akan menginginkan apa yang telah mereka dapatkan maka, kerjakanlah apa yang sekarang ada padamu,”Bujuk si wanita.

 Kemudian si pria itu berkata, “sesungguhnya aku takut kepada Allah SWT yang Maha Agung dan sesungguhnya harta yang telah aku berikan kepadamu adalah milikmu secara halal”.

Wanita cantik itu bertanya lagi, “apakah kamu belum pernah melakukan zina sekalipun”.

Langsung pria itu menjawab, “tidak,”Ujarnya.

Baca Juga : Bupati Mian Tinjau Persiapan Kunjungan Presiden Jokowi, Begini Penjelasannya

 Wanita itu pun bertanya untuk terakhir kalinya, “dari mana asalmu dan siapa namamu?”.

Si pria itu memberitahu nama dan tempat tinggalnya kepada si wanita. Sebelum pria itu pergi meninggalkan si wanita, hatinya bergumam “celaka dan kerusakan”. Sembari pria meneteskan air mata.

Ternyata setelah kejadian itu, si wanita cantik terketuk hatinya. Atas rahmat Allah SWT dan berkah dari pria itu perasaan takut kepada Allah pun muncul dalam hatinya.

Wanita itu berkata kepada dirinya sendiri, “orang itu telah melakukan awal perbuatan dosa namun, hatinya telah dimasuki oleh ketakutan pada Tuhannya. Sedangkan aku telah melakukan perbuatan dosa selama sekian tahun dan Tuhan yang dia takuti adalah Tuhanku. Maka seharusnya ketakutanku yang harus lebih besar daripada ketakutannya,”Gumam si wanita cantik.

Sejak saat itu, wanita semakin sadar dan takut kepada Allah SAW. Ia pun menutup pintu rumahnya dan mengenakan pakaian kusut yang sudah lama sebagai bentuk kehinaan dirinya.

Ia mulai melakukan ibadah kepada Allah SWT.  Ia mulai berpikir dan berkata dalam hatinya.

“Sesungguhnya jika aku bisa menemui pria itu, mungkin dia bisa menikahiku dan aku ada disisinya, aku akan belajar darinya tentang perkara agamaku. Ia bisa menjadi penolong bagiku untuk melakukan ibadah kepada Allah SWT,”Kata hati si wanita.

Atas izin Allah SWT, wanita cantik itu pun pergi untuk mencari pria yang telah menyadarkan dirinya dengan, membawa  bekal dan harta dalam perjalanannya.

Kemudian sampailah si wanita di perkampungan tempat tinggal si pria.

Wanita itu menanyakan tentang keberadaan dan tempat tinggal si pria kepada para penduduk desa.

Mereka mengantarkan wanita itu untuk menemui si pria. Sesampainya wanita itu di depan rumah si pria, penduduk desa memberitahu bahwa ada seorang wanita yang datang dari jauh mencarinya.

Baca Juga : Fasilitas Kurang Memadai, SMKN 2 Bengkulu Tengah Dapat Motor dan Mobil Listrik dari Jokowi

Pria itu keluar dari dalam rumahnya untuk menemui seorang wanita yang mencarinya. Lalu wanita itu membuka cadarnya agar si pria itu dapat mengenali dirinya namun, alangkah begitu terkejutnya pria itu ketika melihat bahwa wanita yang mencarinya adalah wanita penghibur yang pernah ditemuinya.

Setelah melihat si wanita, pria itu pun mengingat tentang apa yang hendak terjadi antara dirinya dan si wanita.

Seketika pria itu pun menjerit keras kemudian tubuhnya jatuh tersungkur di atas tanah hingga pria itu meninggal dunia.

Setelah proses pemakaman selesai, wanita cantik itu masih terlihat sedih. Ia datang jauh-jauh untuk tujuan baik demi menemui si pria namun, disaat itu juga pria itu meninggal dunia.

Kemudian wanita itu pun bertanya kepada para penduduk dengan bertanya apakah pria itu memiliki seorang keluarga yang membutuhkan istri.

Salah seorang penduduk desa berkata, “dia memiliki seorang saudara yang shaleh tetapi sengsara dan tidak memiliki harta,”Ucapnya kepada si wanita.

 Wanita itu dengan senang hati berkata, “tidak masalah karena sesungguhnya aku memiliki harta yang cukup untuk kebutuhan kami nantinya”.

Akhirnya wanita cantik itu pun menikah dengan pria Shaleh miskin yang merupakan saudara si pria yang dicarinya.

Dari pernikahan keduanya, Allah SWT mengaruniakan 7 keturunan yang semuanya menjadi nabi pada masa Bani Israil.

Baca Juga : Kunjungan Presiden Jokowi ke Provinsi Bengkulu Bakal Disambut Aksi Demo HMI

Hal itu dikarenakan berkah dari ketaatan, niat baik yang tulus dan keteguhan hati untuk bertobat serta kembali kepada Allah SWT.

Begitulah cerita seorang pelacur yang jelas-jelas dipandang rendah dan hina oleh manusia dari status sosialnya dan pekerjaannya.

Tetapi belum tentu selamanya seseorang itu berada di tempat yang hina sampai akhir hidupnya, bisa jadi orang yang dipandang hina akan mulia di akhir hidupnya.

Semoga dari kisah ini kita dapat mengambil pelajaran dan semakin menambah ketakwaan kita kepada Allah SWT.

Masyaallah….

Allahu Akbar….

Editor : Gina Rivaldo