Program Akselerasi Bisnis Tanpa Coding untuk UMKM dan Startup di Makassar

Sinergi antara Monev.id, Yayasan Open Source Indonesia, IMA Chapter Makassar, Indigo, Diskominfo Makassar, dan Pemerintah Kota Makassar membuahkan program akselerasi untuk UMKM dan startup, Jumat (28/03/2024). Flamboyan Foto/ Diskominfo Makassar
Sinergi antara Monev.id, Yayasan Open Source Indonesia, IMA Chapter Makassar, Indigo, Diskominfo Makassar, dan Pemerintah Kota Makassar membuahkan program akselerasi untuk UMKM dan startup, Jumat (28/03/2024). Flamboyan Foto/ Diskominfo Makassar

Flamboyannews.com – Pada awal Maret 2024, kolaborasi antara Monev.id, Yayasan Open Source Indonesia, IMA Chapter Makassar, Indigo, Diskominfo Makassar, dan Pemerintah Kota Makassar telah menghasilkan sebuah program akselerasi bisnis yang inovatif untuk UMKM dan startup. Program ini memanfaatkan data tanpa memerlukan kemampuan coding, menjawab tantangan dalam era digitalisasi di mana pemahaman teknologi dan bisnis menjadi sangat penting.

Baca Juga: Komisi III DPRD Provinsi Bengkulu Dorong Peningkatan Jalan Alternatif dan Kelanjutan Pembangunan Tol

Menurut Detik Finance, UMKM memegang peranan penting dalam pasar tradisional, menyumbang hingga 61% pada Produk Domestik Bruto (PDB) atau sekitar Rp 8.573 triliun. Namun, kontribusi dari sektor digital masih tergolong rendah karena keterbatasan penggunaan teknologi digital, terutama dalam sektor produksi.

Dengan tujuan untuk meningkatkan penggunaan teknologi digital di UMKM, Monev.id mengadakan kelas “Akselerasi Bisnis dengan Ilmu Data Tanpa Coding” pada 6-8 Maret 2024 di IndigoHub Makassar. Acara ini didukung oleh berbagai pihak termasuk Indigo, IMA Chapter Makassar, Indibiz, Diskominfo Kota Makassar, dan Pemerintah Kota Makassar, serta dibuka untuk UMKM/startup, mahasiswa, dan masyarakat umum tanpa biaya.

Program ini menarik minat dari berbagai kalangan, dan IMA Chapter Makassar sebagai organisasi di bidang pemasaran sangat mendukungnya. Nadya Nurlailya Ningsih, sekretaris IMA Chapter Makassar, menyatakan bahwa program ini akan memberikan manfaat besar bagi pelaku UMKM/startup di Makassar.

Tujuan utama program ini adalah untuk mengumpulkan para pelaku industri dan penggemar data dalam satu forum, bertukar pengetahuan dan pengalaman dalam merencanakan strategi bisnis tanpa perlu memiliki latar belakang teknis yang mendalam. Diharapkan hal ini akan meningkatkan kolaborasi dan sinergi dalam mengembangkan ekosistem bisnis dan data yang berkualitas di Makassar.

Baca Juga: Pembagian Surat Keputusan Kontrak Kerja, THL DPRD Bengkulu Diminta Melaksanakan Tugas dengan Tepat Waktu

Lebih dari 50 peserta mengikuti pelatihan intensif ini dengan antusiasme yang tinggi. Mereka tidak hanya berhasil mentransfer materi yang dipelajari tapi juga berkomitmen untuk menerapkannya dalam bisnis mereka. Hal ini berhasil meningkatkan kesadaran peserta terhadap pentingnya objektivitas dan pemahaman bisnis dengan menggunakan data.

Salah satu peserta, Hidayat, menyatakan bahwa pelatihan ini membuka matanya terhadap pemahaman data yang lebih nyata dan akurat, jauh dari distorsi media sosial atau internet. Sementara Muh. Juharman menambahkan bahwa sebagai freelancer, pelatihan ini memberinya peluang lebih banyak untuk melihat peluang dan menyelesaikan pekerjaan dengan memanfaatkan data.

Monev.id, sebagai inisiator program, merupakan startup yang menghubungkan berbagai stakeholder untuk analisis data dan solusi bisnis berkelanjutan. Mereka bertujuan untuk menyediakan pendidikan berkualitas dan relevan dengan industri, menggunakan data untuk pertumbuhan ekonomi dan inovasi, serta membangun ekosistem kemitraan dengan stakeholder di Indonesia.

Patricia Eugene Gaspersz, Senior Manager Program Indigo, menegaskan bahwa program ini memiliki dampak besar terhadap UMKM dan startup, meningkatkan efisiensi dan efektivitas dalam berbisnis. Dengan pemahaman yang lebih baik tentang data, bisnis dapat mengidentifikasi peluang dan tantangan lebih cepat, serta merumuskan strategi yang tepat, yang pada akhirnya akan berujung pada peningkatan performa bisnis dan penghematan biaya.

Melalui program Indigo, Telkom berkomitmen mendukung ekosistem startup digital untuk mempercepat transformasi digital di Indonesia, berperan dalam penciptaan lapangan kerja, peningkatan kesejahteraan, dan kontribusi terhadap ekonomi berkelanjutan. Indigo adalah inkubator dan akselerator startup digital yang diinisiasi oleh Telkom Indonesia, membina startup dengan menyediakan beragam program untuk menciptakan startup digital terbaik di Indonesia.

Editor : Gina Rivaldo