Pemkab Rejang Lebong Raih Penghargaan Kabupaten Sehat Swasti Saba Padapa 2025

Flamboyannews.com, Rejang Lebong – Kabupaten Rejang Lebong kembali menorehkan prestasi nasional setelah ditetapkan sebagai penerima Penghargaan Kabupaten Sehat Swasti Saba Padapa Tahun 2025. Penganugerahan oleh Kementerian Kesehatan berlangsung di Auditorium Siwabesi dan diikuti Pemerintah Kabupaten Rejang Lebong secara daring dari Ruang Rapat Bupati, Jumat (28/11) pukul 15.30 WIB.

Acara tingkat pusat dihadiri Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin. Sementara di Rejang Lebong, kegiatan diikuti Kepala Dinas Kesehatan drg. Asep Setia Budiman, Staf Ahli Bupati Taman, SP., M.Si., Ketua Forum Kabupaten Sehat Lisa Fitrianti, SST., MKM., serta jajaran Dinas Kesehatan.

Rejang Lebong menjadi satu-satunya daerah di Provinsi Bengkulu yang meraih Swasti Saba Padapa tahun ini. Secara nasional, Rejang Lebong menempati peringkat ke-9 dari 41 kabupaten/kota penerima Padapa. Adapun penilaian Kabupaten/Kota Sehat (KKS) dan Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) dilakukan terhadap 422 daerah di Indonesia.

Plt. Sekjen Kemenkes Murti Utami menyampaikan bahwa tahun ini terdapat satu kota peraih Swasti Saba Paripurna, tiga Wiwerda, dan 41 Padapa. Pengumuman disampaikan secara luring dan daring.

Kepala Dinas Kesehatan Rejang Lebong, drg. Asep Setia Budiman, mengapresiasi dukungan bupati, OPD, Forum Kabupaten Sehat, dan masyarakat sehingga daerah tersebut kembali meraih prestasi Padapa.

“Ini sudah kedua kalinya Rejang Lebong meraih Padapa. Ke depan kita targetkan naik ke tingkat Wiwerda dan Wistara,” ujar Asep.

Ia mengimbau masyarakat terus membangun budaya hidup bersih dan sehat di lingkungan masing-masing.

Ketua Forum Kabupaten Sehat, Lisa Fitrianti, SST., MKM., menyatakan kesiapan forum untuk meningkatkan capaian di tahun berikutnya.

“Tahun 2023 kita juga meraih Padapa. Harapannya tahun mendatang Rejang Lebong bisa naik tingkat meraih Swasti Saba Wiwerda,” katanya.

Sementara itu, Staf Ahli Bupati Taman, SP., M.Si., mengajak masyarakat menjaga kebersihan lingkungan sebagai upaya mempertahankan predikat Kabupaten Sehat.

“Jangan buang sampah sembarangan dan hentikan kebiasaan BABS. Lingkungan yang bersih adalah kunci mewujudkan masyarakat sehat,” ujarnya.