AFRIANSYAH MOESA ANGKAT BICARA, “MENCARI SOSOK PENDAMPING GUBERNUR”

FlamboyanNews.Com – Bengkulu, Sosok wakil gubernur yang akan mendampingi Gubernur Bengkulu Definitip Rohidin Mersyah yang menyisahkan waktu hitungan beberapa bulan kedepan, setelah kasus yang menimpa Ridwan Mukti mantan Gubernur yang telah ditetapkan tersangka dan telah di vonis bersalah oleh pihak pengadilan, Akibat terjaring OTT suap Fee Proyek dua tahun yang lalu oleh Tim senyap Komisi pemberantasan Korupsi, dan kursi gubernur Bengkulu di isi oleh pelaksana tugas Gubernur (PLT),  Rohidin Mersyah yang saat itu wakil gubernur Bengkulu, dan setelah putusan ingkrah dari pengadilan.

Akhirnya Wakil Gubernur Bengkulu di lantik sebagai Gubernur definitp mengantikan Ridwan Mukti yang juga sebagai pendampingnya meraih kemenangan dalam Kontestasi Pemilihan gubernur Bengkulu tahun 2015-2020.

Setelah suskses mengalahkan rivalnya ( Pesaingnya),  Sultan bahctiar najamudin yang berpasangan dengan Mujiono.

Hampir satu tahun setelah didefinitipkan sebagai Gubernur aktip Rohidin Mersyah sampai saat ini belum ada sosok pendampingnya  yang mendampingi beliau sebagai wakil Gubernur Bengkulu di akhir-akhir masa jabatannya.

Menyikapi hal ini salah  satu Tokoh Pemuda Rejang kelahiran Bengkulu utara  Afriansyah moesa yang juga aktip di beberapa organisasi kepemudaan dan lembaga swadaya masyarakat ini angkat Bicara.

“Menurutnya Mengingat gubernur terdahulu adalah Resprentasi suku rejang,  Bapak Ridwan Mukti sosok gubernur pasangan duet rohidin Mersayah  adalah Resprentasi suku rejang. Dan harus kita akui oleh sebagai masyarakat bengkulu Dan yang terpenting adalah siapapun wakil gubernur yang terpilih nanti mendampingi Rohidin Mersayah bisa bersinergi dengan sang gubernur  disisa akhir masa Jabatannya.

Selanjutnya partai politik pengusung pasangan Ridwan Mukti Rohidin Mersyah (Duo RM), silahkan saja mereka mengajukan calonnya sebagai pendamping Rohidin Mersyah sebagai wakil Gubernur Definitip karena itu memang kewajibannya sebagai partai pengusung, tapi perlu diingat dan di garis bawahi serta kalau bisa usunglah calon yang benar-benar ingin berbuat untuk masyarakat bengkulu bukan calon wakil gubernur yang haus akan jabatan.

“Karena provinsi bengkulu saat ini sudah jadi sorotan publik akibat budaya buruk oleh oknum pemimpin terdahulu yang tersandung kasus Korupsi.

Ditambahkannya pula kedepannya kami berharap wakil gubernur terpilih tidak banyak neko-neko dan bisa meneruskan program-progran pro rakyat yang sudah ada serta tidak mementingkan kepentingan tertentu atau golongan yang merugikan orang banyak tutupnya.(RM2)