Gubernur Bengkulu Rohidin Berikan Penghargaan Kepada Perusahan Zero Accident

Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah, saat beriakan penghargaan kepda perusahaan Zero Sccident di Halaman Kantor Disnakertrans Provinsi Bengkulu, Rabu (08/02/2023).(Poto:Deni/Flamboyannews.com)
Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah, saat beriakan penghargaan kepda perusahaan Zero Sccident di Halaman Kantor Disnakertrans Provinsi Bengkulu, Rabu (08/02/2023).(Poto:Deni/Flamboyannews.com)

Flamboyannews.com, Bengkulu – Bulan K3 Nasional 2023 segera berlangsung. Apa itu Bulan K3 Nasional? Bulan K3 Nasional adalah Bulan Keselamatan dan Kesehatan Kerja Nasional. Pelaksanaan Bulan K3 Nasional 2023 berlangsung dari bulan Januari sampai Februari 2023.

Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) adalah segala kegiatan untuk menjamin dan melindungi keselamatan dan kesehatan tenaga kerja melalui upaya pencegahan kecelakaan kerja dan penyakit akibat kerja. Hal ini berdasarkan Pasal 1 angka 2 Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 50 Tahun 2012 tentang Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3).

Kebijakan penerapan K3 di Indonesia diatur dalam Undang-Undang (UU) Nomor 1 Tahun 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan, UU Nomor 1 Tahun 1970 tentang Keselamatan Kerja, dan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 50 Tahun 2012 tentang Penerapan Sistem Manajemen K3 serta peraturan pelaksanaannya.

Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah bertindak langsung menjadi inspektur upacara, dalam kata sambutanya Gubernur Bengkulu Rohidin menegaskan,”Bahwa seluruh perusahaan harus mendaftarkan seluruh tenagakerja untuk perlindungan .hal ini adalah suatu bentuk perlindungan dan manfaat BPJS Ketenagakerjaan karyawan bagi para peserta melalui program jaminan sosial ketenagakerjaan, mulai dari biaya pengobatan kecelakaan kerja, santunan tunai untuk kecacatan atau kematian, beasiswa untuk anak, dana pensiun, hingga tabungan hari tua”ucap Gubernur.

Perusahaan yang menyediakan perlindungan terhadap risiko adalah pemberi kerja yang baik. Tepatnya, perusahaan dinilai tidak hanya menganggap karyawan sebagai tenaga kerja semata, tapi juga sebagai manusia yang memiliki hak untuk sejahtera,”Tambah Gubernur Rohidin.

Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah tegaskan setiap perusahaan baik berskala besar ataupun kecil wajib mendaftarkan setiap pekerja ataupun karyawannya ke dalam program BPJS Ketenagakerjaan dan BPJS Kesehatan. Termasuk di jajaran pemerintahan daerah se-Provinsi Bengkulu, untuk mendaftarkan pegawai berstatus honorer. Hal tersebut ditegaskan Gubernur Rohidin usai pimpin Apel Bendera Bulan Keselamatan & Kesehatan Kerja Nasional (K3) Tahun 2023 tingkat Provinsi Bengkulu, di Halaman Kantor Disnakertrans Provinsi Bengkulu, Rabu (08/02/2023).

Selain itu Gubernur Rohidin Mersyah menyampaikan bahwa, pembangunan ekosistem ketenagakerjaan yang unggul, tidak hanya didukung dengan adanya regulasi yang baik. Namun, perlu juga meningkatkan pemahaman dan kesadaran seluruh pihak dalam menerapkan norma ketenagakerjaan termasuk membangun budaya K3.

“Seringkali luput dalam benak kita, bahwa nikmat, selamat dan sehat melalui penerapan budaya K3 yang baik, dapat menghindarkan kita dari resiko kecelakaan kerja atau penyakit akibat kerja, yang pada akhirnya akan terwujudnya pekerjaan layak,” ujar Gubernur mengutip sambutan Menteri Ketenagakerjaan RI Ida Fauziyah

Gubernur menyerahkan penghargaan Zero Accident kepada Perusahaan dan bantuan CSR, santunan BPJS bantuan sosial perusahaan, serta alat praktek keterampilan untuk kelompok masyarakat.

Bulan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Nasional Tahun 2023 yang diperingati pada 12 Januari 2023 sampai 12 Februari 2023 mengusung tema terwujudnya pekerjaan layak yang berbudaya K3 guna mendukung keberlangsungan usaha di setiap tempat kerja. Ini menjadi momentum untuk mengingat pentingnya K3, guna terciptanya tempat kerja aman, efisien, dan produktif.

Sementara itu, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Bengkulu Edward Heppy mengungkapkan, kedepan diharapkan tidak ada lagi insiden pada tenaga kerja (zero accident) dan Disnaker juga mendorong perusahaan untuk mendaftarkan para pekerja dalam program BPJS ketenagakerjaan dan kesehatan.

Gubernur menyerahkan penghargaan Zero Accident kepada Perusahaan dan bantuan CSR, santunan BPJS, bantuan sosial perusahaan, serta alat praktek keterampilan untuk kelompok masyarakat.

“Alhamdulillah Bengkulu, tidak begitu banyak terjadi insiden. Pada 2023 lalu, tercatat hanya terjadi 2 insiden besar di Bengkulu Selatan dan Bengkulu Utara. Kita juga dorong, perlindungan untuk para pekerja diperkuat dan ini terus disosialisasikan ke perusahaan-perusahaan,”terangnya

Diakhir acara, Gubernur menyerahkan penghargaan Zero Accident kepada PT. Agung Automall, PT. Pelabuhan Tanjung Priok cabang Bengkulu, PT. Pelindo 2 Bengkulu, PT. Cereno Energi Selaras, PT. Cemindo Gemilang, PT. Mega Power Mandiri, PT. Tenaga Listrik Bengkulu. Dan juga bantuan CSR, santunan BPJS, bantuan sosial perusahaan, serta alat praktek keterampilan untuk kelompok masyarakat.(DN)