Kapal Nelayan Mengalami korsleting dan Terbakar di Pantai Sekunyit, Seorang Hilang

Proses pencarian nelayan di pantai Sekunyit yang dinyatakan hilang setelah kapal yang ditumpanginya tenggelam akibat mesin perahu mengalami korsleting dan terbakar, Jumat (18/08/2023).Flamboyan/Sulistini
Proses pencarian nelayan di pantai Sekunyit yang dinyatakan hilang setelah kapal yang ditumpanginya tenggelam akibat mesin perahu mengalami korsleting dan terbakar, Jumat (18/08/2023).Flamboyan/Sulistini

Flamboyannews.com, Kaur – Musibah menimpa seorang nelayan asal Mentiring, Kecamatan Semidang Gumai, Kabupaten Kaur, Provinsi Bengkulu, yang dikabarkan hilang sejak Jumat (18/08/2023) dini hari. Nelayan tersebut bernama Sikin Arizal, yang saat itu sedang melaut bersama rekannya, Amin Wahab.

Kedua nelayan ini telah melaut sejak Kamis malam (17/08/2023). Namun, tak disangka pada Jumat dini hari sekitar pukul 02.00 WIB, mesin perahu yang mereka tumpangi mengalami korsleting dan terbakar.

Akibatnya, korban melompat dari perahu dan terombang-ambing di lautan, sementara Amin Wahab masih berada di perahu yang sudah terbalik.

Baca Juga: Bupati dan Ketua TP PKK Bengkulu Utara, Serahkan Insentif Pemuka Agama dan Imam Masjid

Kepala Desa Sekunyit, Ikhsan Suwandi, membenarkan kejadian tersebut. Ia menjelaskan bahwa insiden terjadi di pantai Sekunyit pada Jumat dini hari.

Hingga Jumat pagi, Sikin Arizal masih belum ditemukan, sedangkan Amin Wahab berhasil selamat dan telah dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis.

Musibah ini tentu menjadi duka bagi keluarga dan masyarakat sekitar. Sikin Arizal adalah seorang nelayan yang berpengalaman dan dikenal sebagai sosok yang tangguh dan penuh semangat dalam mencari rezeki di laut. Ia merupakan tulang punggung keluarga dan menjadi harapan bagi anak-anaknya.

Dalam upaya pencarian, tim gabungan dari pihak kepolisian, Basarnas, serta warga sekitar telah dikerahkan.

Mereka melakukan pencarian di sekitar lokasi kejadian dan perairan sekitarnya dengan harapan dapat menemukan Sikin Arizal secepat mungkin.

Meski pencarian dilakukan dengan maksimal, namun hingga saat ini belum ada tanda-tanda keberadaan Sikin Arizal.

Baca Juga: Gelar Kegiatan Jumat Curhat, AKBP Dheny Budhiono Dengarkan Keluhan Kamtibmas Di wilayah Binaannya

Keluarga dan sahabat-sahabatnya terus berdoa dan berharap agar dia dapat ditemukan dengan selamat.

Musibah ini mengingatkan kita akan betapa beratnya profesi seorang nelayan. Mereka harus berjuang melawan ombak dan cuaca ekstrem demi mencari nafkah bagi keluarga mereka.

Semoga Sikin Arizal segera ditemukan dengan selamat, dan semoga para nelayan di seluruh Indonesia senantiasa dilindungi dan diberikan keselamatan dalam menjalankan profesi mereka.

Editor : Gina Rivaldo