Flamboyannews.com, Rejang Lebong – Kabupaten Rejang Lebong, diguncang oleh peristiwa tragis yang mengingatkan kita akan pentingnya keselamatan di jalan raya. Sebuah truk kontainer yang mengalami masalah pada sistem remnya menghantam sebuah rumah yang ternyata berfungsi sebagai gudang sayur, mengakibatkan satu nyawa hilang dan seorang balita terluka.
Peristiwa naas tersebut terjadi di tikungan tajam Tikungan 3 Beradik, Desa Suban Ayam, Kecamatan Selupu Rejang, Kabupaten Rejang Lebong, pada hari Selasa, (03/10/2023).
Baca Juga: Peringatan Ke-47 Hari Jadi Pemindahan Kota Kabupaten Bengkulu Utara Dirayakan dengan Megah
Truk kontainer, yang datang dari arah Kota Lubuklinggau dan menuju Kota Bengkulu, kehilangan kendali saat melintasi tikungan berbahaya ini.
Truk tersebut menabrak sebuah mobil Toyota Avanza yang datang dari arah berlawanan, sebelum akhirnya berbelok dan menghantam gudang sayur milik Tini, seorang warga setempat yang sedang sibuk menyortir sayuran di gudangnya.
Peristiwa tragis ini menyisakan kesedihan mendalam karena Tini, pemilik gudang sayur, meninggal dunia akibat tertabrak dan terhimpit oleh truk kontainer.
Selain itu, seorang balita yang merupakan anak korban Tini juga mengalami luka-luka dan saat ini dirawat di rumah sakit.
Menurut Kapolsek Curup, Iptu Singgih Wirastho, pihak kepolisian telah melakukan olah tempat kejadian perkara dan mengambil keterangan dari saksi-saksi yang ada.
“Dugaan sementara menyebutkan bahwa rem truk kontainer mengalami masalah alias rem blong, yang kemungkinan besar menjadi penyebab utama kecelakaan ini, “kata Kapolsek.
Seorang saksi, Maryanto (42), adik kandung korban Tini, merasa terkejut saat menerima kabar tentang kecelakaan tersebut.
Baca Juga: Truk Kontainer Tabrak Rumah, Peristiwa Heboh di Jalan Lintas Curup – Lubuklinggau
Dia saat itu sedang dalam perjalanan menjemput anaknya di sekolah di Desa Sumber Bening, Kecamatan Selupu Rejang, dan tidak melihat langsung kejadian tragis tersebut. Namun, dia merasa curiga mengapa truk kontainer lewat di siang hari.
“Belum lama saya sampai di sekolah anak saya, saya mendapat telepon bahwa truk trailer menabrak gudang sayur milik kakak saya,” kata Maryanto.
Kami semua berharap ada tanggung jawab yang diambil atas kejadian ini, terutama karena nyawa seorang warga setempat telah hilang.
Peristiwa ini seharusnya menjadi pengingat pentingnya perawatan dan pemeliharaan kendaraan bermotor serta kepatuhan terhadap peraturan lalu lintas demi menjaga keselamatan semua pengguna jalan raya.
“Semoga keluarga korban Tini mendapat kekuatan dalam menghadapi cobaan ini, “tutup Maryanto, mengakhiri.
Editor : Gina Rivaldo












