Kepedulian Anak Yatim, Pemkab Muara Enim Segera Tiru Program GPY Pemkot Bengkulu

Plt Bupati Muara Enim Juarsah Bertemu Wakil Wali Kota Dedy Wahyudi
Plt Bupati Muara Enim Juarsah Bertemu Wakil Wali Kota Dedy Wahyudi

Kota Bengkulu, Flamboyannews.com – Kunjungan perdana Plt Bupati Muara Enim, Juarsah ke Kota Bengkulu dalam rangka silaturahmi kepada Pemerintah Kota (Pemkot) Bengkulu disambut baik oleh Wakil Wali Kota Bengkulu Dedy Wahyudi.

Pertemuan yang digelar di salah satu restoran di kawasan wisata Pantai Panjang Kota Bengkulu pada, Sabtu (22/8/2020) itu membahas tentang kemajuan daerah masing-masing melalui program yang dijalankan dalam periode kepemimpinan saat ini. Pada saat pertemuan, Juarsah kerap kali memuji program-program Pemkot Bengkulu yang dinilai sukses menghadirkan kebahagiaan di tengah masyarakat.

“Saya sangat kagum dengan program-program Pemkot Bengkulu ini, salah satunya adalah Gerakan Peduli Yatim (GPY) dimana anak yatim akan di adopsi oleh pejabat Kota Bengkulu,” ujar Juarsah dalam silaturahminya.

Selain disambut antusias warga Kota Bengkulu, kunjungan Plt Bupati Muara Enim Juarsah ini juga menarik perhatian mahasiswa asal Kabupaten Muara Enim yang sedang menimba ilmu di Universitas Bengkulu. Salah satunya Kartika (22), Mahasiswi Universitas Bengkulu asal Gunung Megang Kabupaten Muara Enim.

Menurut Kartika jika Plt Bupati Muara Enim benar akan mengadopsi program-program Pemkot Bengkulu, diharapkan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Muara Enim juga mampu menghadirkan kebahagiaan di tengah masyarakat seperti yang dilakukan Pemkot Bengkulu.

“Mengadopsi program-program Pemkot Bengkulu yang dikenal religius dan merakyat tentu akan berdampak baik bagi masyarakat Kabupaten Muara Enim. Terlebih lagi program yang akan diadopsi merupakan salah satu program unggulan Pemkot Bengkulu yaitu GPY,” ujar mahasiswi Fakultas FKIP Universitas Bengkulu tersebut.

Mahasiswi semester akhir ini berharap, dengan rencana Bupati Muara Enim dalam hal ini Juarsah mengadopsi program GPY, maka anak yatim di Kabupaten Muara Enim dapat lebih diperhatikan dengan baik. Nantinya seluruh pejabat di Muara Enim bakal menjadi orangtua asuh seperti yang dilakukan Pemkot Bengkulu.

“Jika terealisasi nantinya, saya harap program GPY di Kabupaten Muara Enim menjadi ladang berkah bagi pejabat daerah yang mengadopsi anak yatim,” tutup Kartika.(SA)