flamboyannwes.com -Bengkulu, Polisi menduga pembunuh Rismanaini (35 tahun), warga Desa Talang Padang Kecamatan Pino Raya Kabupaten Bengkulu Selatan lebih dari 1 orang. Dilansir dari Tribratanewsbengkulu.com, Selasa (2/4/2019), Kapolres Bengkulu Selatan AKBP Rudy Purnomo mengatakan, dugaan pembunuh lebih dari 1 orang itu berdasarkan luka yang dialami korban. Korban mengalami luka di leher bekas luka cekik, kemudian luka lebam dibagian muka dan luka gores di di kepala sebanyak 13 goresan.
Berdasarkan itu, diduga kuat pelaku ada yang memegangi korban sambil mencekik leher dan ada yang membacok kepalanya. Setelah itu, pelaku menebas leher korban untuk memastikan korban benar-benar tewas. “Sepertinya sebelum dibunuh, korban terlibat perkelahian dengan pelaku,” tutur Kapolres.
Sementara untuk motif pembunuhan, Polisi belum menyimpulkan. Namun diduga ada dendam atau rasa sakit hati dari pelaku. Untuk memastikan dugaan motif itu, Polisi terus melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi. “Sampai saat ini belum ada petunjuk siapa pelakunya,” tutup Kapolres.
Berdasarkan olah TKP dan penyelidikan Polisi pasca kejadian, ditemukan parang dan baju kaos dengan bercak darah di sekitar rumah orang tua korban.Diduga barang tersebut merupakan barang bukti.
Untuk diketahui, masyarakat Kecamatan Pino Raya, Kabupaten Bengkulu Selatan pada Sabtu (30/3/2019) siang sekitar pukul 12.30 dihebohkan dengan penemuan sosok mayat di kebun Sawit dalam kondisi mengenaskan. Korban diduga merupakan korban pembunuhan. Diketahui, korban adalah seorang perempuan ibu rumah tangga bernama Rismanaini (35 tahun), warga Desa Talang Padang Kecamatan Pino Raya Kabupaten Bengkulu Selatan. Korban ditemukan tewas dalam keadaan bersimbah darah dan leher putus.
Tewasnya Rismanaini menjadi duka bagi keluarganya. Bagaimana tidak, korban diketahui adalah seorang janda yang memiliki dua orang anak. Dua anaknya itu yang sulung duduk di bangku SD kelas 6, sedangkan yang bungsu masih di PAUD.
Dari keterangan Susi yang merupakan kerabat korban, keseharian korban dikenal ramah dan baik. Korban juga dikenal pekerja keras, sebab sejak bercerai dia menjadi tulang punggung keluarga.
Susi berharap pelaku cepat ditangkap dan dihukum berat. “Kami keluarga berharap kepada Polisi cepat mengungkap pelaku, motifnya apa sehingga membunuh keluarga kami dengan sadis begitu,” ungkap Susi. (Rls)












