Flamboyannews.com, Kaur Tengah – Jalan Lintas Barat (Jalinbar) Sumatera, wilayah hukum (Wikum) Polsek Kaur Tengah, menjadi sorotan utama. Kecelakaan lalu lintas, baik yang melibatkan dua kendaraan atau laka tunggal, sering terjadi di sini, dan beberapa faktor penyebab telah diidentifikasi.
Salah satu kejadian terbaru terjadi pada Jumat, (22/09/2023) pukul 06.00 WIB, di mana sebuah mobil pick up dengan Nomor Polisi (Nopol) BE 9497 YA, yang dikemudikan oleh Aprianto (34) warga Kelurahan Bumi Ayu, Kecamatan Selebar, Kota Bengkulu, mengalami kecelakaan.
Baca Juga: TNI Kodim 0408 BS/Kaur Bantu Rehabilitasi Rumah Warga di TMMD Ke-118
Mobil tersebut kehilangan kendali saat melintasi jalur tikungan di Desa Kemang Manis, Kecamatan Kaur Tengah. Diduga kelelahan menjadi penyebab utama, setelah pengemudi melakukan perjalanan jauh dari Provinsi Lampung.
Kapolres Kaur Polda Bengkulu, AKBP H Eko Budiman, S.IK, M.IK, M.Si, melalui Kapolsek Kaur Tengah Iptu Kosseri, SH, menjelaskan bahwa kelelahan pengemudi yang menyebabkan hilangnya kewaspadaan adalah penyebab utama kecelakaan tunggal di wilayah hukum Polsek Kaur Tengah.
Oleh karena itu, pengemudi diimbau untuk tidak memaksakan diri saat mengemudi.
Kosseri mengungkapkan bahwa selain kelelahan pengemudi, faktor lain yang menyebabkan kecelakaan adalah adanya ternak kaki empat di sekitar wilayah tersebut.
Kosseri juga memaparkan beberapa titik rawan kecelakaan tunggal di Jalinbar Sumatera di wilayah hukum Polsek Kaur Tengah, seperti daerah perbatasan Desa Pajar Bulan dengan Desa Padang Hangat, Desa Kemang Manis dengan Desa Penyandingan, Pantai Padang Baru, Desa Tanjung Pandan, dan sejumlah tikungan di sepanjang jalan tersebut.
Baca Juga: Kecelakaan Mobil Minibus Suzuki Carry di Sirkuit Padang Panjang
“Di Kecamatan Semidang Gumay, daerah rawan kecelakaan lantas juga telah diidentifikasi, mulai dari daerah Pantai Hili, Desa Mentiring, hingga tanjakan Desa Padang Panjang, “jelas Kosseri.
Masyarakat dan pengguna jalan diimbau untuk selalu berhati-hati saat mengemudi, mematuhi aturan lalu lintas, menggunakan sabuk keselamatan, dan menyadari bahwa keselamatan adalah hal yang paling utama. “Mengingat keselamatan lebih penting daripada kecepatan saat berkendara, “tutup Kosseri.
Editor : Gina Rivaldo












