Temui Perwakilan Nelayan Pukat, Wadir Reskrimum: Hukum Tidak Berat Sebelah

Temui Perwakilan Nelayan Pukat, Wadir Reskrimum: Hukum Tidak Berat Sebelah

FlamboyanNews.Com, Bengkulu – Hari ini (23/02/21) 100 orang dari nelayan trawl Kota Bengkulu mendatangi Mapolda Bengkulu untuk menanyakan perkembangan kasus penganiayan yang melayani salah satu rekan mereka beberapa waktu lalu.

Sesampainya di Mapolda Bengkulu, 5 orang perwakilan nelayan pukat yang terdiri dari Haji asek, Andi Ahmad abdilah, Amir, Acok, ambok paru langsung diantarkan ke Ruang Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Bengkulu.

Kedatangan kelima perwakilan nelayan pukat tersebut langsung ditemui oleh Wadir Reskrimum Polda Bengkulu AKBP andjas Andi Permana, S.Ik., MH, Kasubdit Jatanras
AKBP Andi Dady, S.Ik, serta jatanras Panit Dwi Adi putra, SH.

Dalam kesempatan tersebut, Wadir Reskrimum Polda Bengkulu menyampaikan kepada kelima perwakilan mengenai perkembangan kasus penganiayan yang tengah dikerjakan.

Dijelaskan oleh Wadir Reskrimum Polda Bengkulu, pihaknya mengalami masalah untuk menentukan siapa yang melakukan penganiayaan terhadap salah satu nelayan pukat tersebut.

”Kendalanya korbannya ketika diunjukkan Poto dan video tidak bisa menunjukkan yang orangnya yang menganiaya dirinya.” Jelas Wadir Reskrimum.

Dikatakan oleh Wadir, pihaknya tidak berat sepihak yang berkaitan dengan penanganan perkara antara nelayan dan nelayan tradisional semuanya akan di proses sesuai dengan undang-undangan yang berlaku dan sesuai SOP yang ada.

”Untuk perkara penembakan yang di Ketahun kami juga meminta kesadarannya kepada nelayan pukat-hela (trawl) udang untuk menyerahkan langsung orangnya yang telah diketahui tersangkanya.” Kata Wadir Reskrimum.

Ditambahkan oleh Wadir Reskrimum, dirinya juga telah berkoordinasi dengan nelayan tradisional sudah didapatkan tersangkanya untuk secara sadar menyerahkan diri