Wabup Bengkulu Selatan Rifa’i Tajuddin, Pastikan Siap Dukung Penuh Atlet Popda

Flamboyannews.com, Bengkulu Selatan – Pemerintah Kabupaten (Pemda) Bengkulu Selatan menyatakan siap memberikan dukungan kepada atlet-atlet yang akan turun bertanding pada Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) tingkat Provinsi yang digelar pada tanggal 22 Juni 2022 di Kota Bengkulu.

Hal ini disampaikan langsung oleh Wakil Bupati Bengkulu Selatan Rifa’i Tajuddin, dimana pihaknya telah mendengar dan mendapatkan informasi bahwa adanya atlet atau kontingen dari Bengkulu Selatan yang akan mengikuti lomba dengan menggunakan dana pribadi atau mandiri. Saat ini Pemda BS telah mensuport penuh dan akan membiayai para atlet-atlet tersebut.

“Semua terkhusus atlet-atlet yang berangkat mandiri atau non mandiri, malam ini semua akan manjadi tanggung jawab Pemda BS. Namun, untuk hal hal lainnya seperti uang saku penerimaan dibelakang,” ujar Wabup Rifa’i, Senin (20/6).

Dilanjutkan Wabup, bahwa untuk simpatisan ataupun pihak-pihak yang telah melakukan sumbangan untuk keperluan operasional keberangkatan atlet-atlet ini pihaknya tidak bisa memasukkan kedalam pengeluaran Pemda BS, maka diharapkan pihak-pihak tersebut bisa mempertanggung jawabkan penggunaan dana tersebut.

“Bagi simpatisan yang sudah memberikan sumbangan kami patut memberikan terima kasih, silahkan dibuatkan pertanggung jawabannya, dibelanjakan kemana sumbangan tersebut dan sekali lagi ini tidak bisa dimasukkan kedalam anggaran belanja Pemda BS,” jelasnya.

Popda tingkat Provinsi ini akan digelar pada tanggal 22-26 Juni 2022 di Kota Bengkulu. Tahun ini akan mempertandingkan 8 cabang olahraga yakni, sepak bola, basket, sepak takraw, tinju, pencak silat, bola volly, tenis lapangan dan bulu tangkis.

Menanggapi apa yang disampaikan oleh Bapak Wabup, Dondi Gatam mengucapkan rasa syukur atas support dan responnya terhadap atlet yang berangkat mandiri, yang akhirnya dibiayai semua oleh Pemkab Bengkulu Selatan.

“Terkait dana sumbangan yang terkumpul melalui donasi, kami sudah sampaikan kepada tim basket untuk digunakan sesuai dengan peruntukannya, karena kami yakin dari dana yang ada pasti tidak mencukupi,” tutur Dondi Gatam. (Adv)