WNI asal Bengkulu Utara Meninggal di Malaysia, Keluarga Minta Bantuan Pemulangan Jenazah

Ilustrasi TKW, Flamboyan Foto/tribunnews.com
Ilustrasi TKW, Flamboyan Foto/tribunnews.com

Flamboyannews.com, Bengkulu Utara – Seorang Warga Negara Indonesia (WNI) bernama Sainul (38), warga Desa Talang Lembak, Kecamatan Air Besi, Kabupaten Bengkulu Utara, Provinsi Bengkulu, meninggal dunia di Klang, Malaysia pada Rabu (11/10/2023) dini hari.

Almarhum meninggal dunia setelah mengalami sakit saat hendak pulang ke Indonesia. Saat ini, jenazah almarhum masih berada di salah satu rumah sakit di Malaysia.

Baca Juga: Pemdes Sumber Makmur Salurkan BLT-DD Triwulan IV di Hari Jumat Berkah

Atmawi Jaya (42), sepupu kandung almarhum, mengungkapkan bahwa almarhum merupakan tenaga kerja ilegal yang bekerja sebagai penyadap getah karet di Malaysia selama kurang lebih setahun.

“Kami kemarin sudah mendatangi Disnakertrans Bengkulu Utara untuk berkoordinasi dan memohon pemulangan jenazah adik sepupu kami,” ujarnya.

Atmawi memahami bahwa apa yang dilakukan almarhum merupakan tindakan yang melanggar hukum dan aturan dari Disnakertrans Indonesia. Namun, keluarga meminta bantuan pihak Indonesia dan Malaysia untuk mengurus pemulangan jenazah almarhum.

“Intinya, kami meminta bantuan pihak Indonesia dan Malaysia untuk membantu mengurus pemulangan jasad adik saya agar bisa segera dipulangkan,” ungkapnya.

Baca Juga: Simulasi Pengamanan Pemilu 2024, Polres Kaur Latih Penanganan Aksi Unjuk Rasa

Kepala Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi (Disnakertrans) Bengkulu Utara, Sutrino, S.Pd, melalui Kepala Bidang Perluasan Kesempatan Kerja, Novian Mashuri, M.Pd, membenarkan telah menerima laporan mengenai kejadian tersebut.

“Karena pekerja ini adalah pekerja ilegal, kami meminta data identitas almarhum. Kami sudah menindaklanjuti dan menghubungi BP2MI. Kami akan menunggu petunjuk lebih lanjut dari BP2MI cabang Palembang,” jelas Novian Mashuri.

Editor : Gina Rivaldo