Pontianak – Babinsa Koramil 1207-02/Pontianak Selatan menghadiri pembukaan MTQ tingkat Kecamatan yang merupakan salah satu kegiatan non fisik dalam rangka TMMD ke-111 yang di gelar dimasa pandemi covid-19 dan bertempat di Kecamatan Pontianak Tenggara Jl. Sejahtera Kelurahan Bangka Belitung Darat, Kecamatan Pontianak Tenggara, Selasa (01/06/2021).
Turut hadir dalam acara pembukaan MTQ diantaranya, Wakil Wali Kota Pontianak Bapak Bahasan. SH, Camat Pontianak Tenggara Hj. Rendrayani, S.STP, M. Si, Seluruh Lurah Kecamatan Pontianak Tenggara dan Babinsa Pontianak Tenggara diantaranya Babinsa Bansir Darat Serda Teguh Iman, Babinsa Bansir Laut Serma Suraji, Babinsa Bangka Belitung Darat Serda Agus Suprianto dan Babinsa Bangka Belitung Laut Sertu Jamaludin serta Panitia dan Peserta Lomba MTQ
Dalam sambutan pembukaannya Wakil Walikota Pontianak Bapak Bahasan, SH menyampaikan, penghargaan dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada semua pihak yang telah berperan dan berpartisipasi mendukung penyelenggaraan MTQ tingkat kapanewon. Meskipun dilaksanakan dalam kondisi penuh keprihatinan dan kewaspadaan, semoga tidak akan menghilangkan substansi dan nilai syiar dari pelaksanaan MTQ itu sendiri,” harap nya.
Ia juga berharap Musabaqah Tilawatil Quran ini menjadi pendorong semangat untuk membentuk generasi yang berkarakter Qur’ani. Nilai sebuah MTQ bukan pada piala dan juara, tapi pada muatan dakwah yang dipancarkannya
Selain itu, Plh. Danramil Pontianak Selatan Mayor Kav Anjaswari melalui Babinsa yang hadiri pembukaan MTQ tingkat Kecamatan Serma Suraji Babinsa Bansir Laut mengatakan MTQ tingkat Kecamatan tahun ini sungguh merupakan MTQ yang membutuhkan kesungguhan dalam proses perencanaan dan pelaksanaannya, karena berlangsung di tengah wabah pandemi Covid-19 yang wilayah Kota Pontianak khususnya
“Komitmen dan kedisiplinan untuk menerapkan standar protokol kesehatan secara ketat di semua lini dari rangkaian penyelenggaraan MTQ ini untuk menekan penyebaran Covid-19. Semoga apa yang kita lakukan menjadi ikhtiar maksimal yang akan membawa sukses penyelenggaraanya. MTQ tidak cukup hanya sebagai syiar islam dan kesemarakan semata. Al quran harus difungsikan sebagai penuntun kehidupan umat, baik secara pribadi maupun masyarakat, sehingga terwujud kualitas kehidupan beragama yang semakin baik” ungkap Suraji.
(Pendim 1207/Pontianak)












