Bengkulu International Conference on Health 2023, Merevolusi Layanan Kesehatan di Era Digital

Suasana foto bersama seusai kegiatan The Third Bengkulu International Conference on Health (B-ICON) di auditorium Poltekes Kemenkes Bengkulu, Selasa (12/09/2023).Flamboyan/Deni
Suasana foto bersama seusai kegiatan The Third Bengkulu International Conference on Health (B-ICON) di auditorium Poltekes Kemenkes Bengkulu, Selasa (12/09/2023).Flamboyan/Deni

Flamboyannews.com, Bengkulu – Provinsi Bengkulu telah menjadi pusat perhatian dalam dunia pendidikan tinggi dan layanan kesehatan. Upaya terbaru mereka, The Third Bengkulu International Conference on Health (B-ICON), telah muncul sebagai peristiwa terkini yang mengguncang dunia akademik dan pelayanan kesehatan.

Konferensi ini berfokus pada tema besar “Transforming Health Care System, Navigating Challenges, and Harnessing Opportunities For Innovation” (Transformasi Sistem Pelayanan Kesehatan, Mengatasi Tantangan, dan Memanfaatkan Peluang Inovasi).

Baca Juga: Kebutuhan Krisis Air Pemadam Kebakaran, Solusi Hydrant di Kabupaten Benteng

Gubernur Bengkulu, Rohidin Mersyah, lulusan terbaik dari Universitas Gadjah Mada (UGM) dan Institut Pertanian Bogor (IPB), telah memberikan dukungan penuhnya untuk konferensi ini. Dalam pembukaan resminya, ia menegaskan pentingnya mempertahankan konsistensi dalam penyelenggaraan forum ilmiah yang berkualitas internasional. Ini tidak hanya memperkaya pengetahuan mahasiswa, tetapi juga memastikan bahwa mereka siap menghadapi perubahan dinamis di dalam dunia layanan kesehatan, Selasa (12/09/2023)

Gubernur Rohidin juga menggarisbawahi tantangan yang dihadapi oleh sistem layanan kesehatan modern, termasuk peningkatan permintaan akan layanan, meningkatnya biaya, dan kebutuhan akan efisiensi. Dia percaya bahwa mahasiswa yang lulus dari konferensi ini akan memiliki pemahaman yang lebih baik tentang bagaimana memberikan pelayanan kesehatan yang efektif.

Di sisi lain, Direktur Poltekkes Kemenkes Bengkulu, Eliana, mengingatkan bahwa inefisiensi dan kurangnya koordinasi dalam sistem dapat menghambat penyampaian layanan yang efektif. Tetapi ia juga menyatakan harapannya dalam kemajuan teknologi. Kesehatan digital, telemedis, pengobatan yang dipersonalisasi, dan inovasi dalam layanan kesehatan memiliki potensi untuk merevolusi sistem layanan kesehatan.

Baca Juga: Helmi Hasan dan Kapolda Bengkulu Meresmikan Program Polri Peduli Lingkungan dan Budaya Literasi

B-ICON adalah sebuah platform penting yang menghubungkan para ahli, akademisi, dan praktisi untuk bersama-sama mencari solusi inovatif dalam meningkatkan kualitas layanan kesehatan. Mereka berdiskusi tentang cara-cara untuk mengatasi tantangan kompleks yang dihadapi oleh sektor kesehatan dan bagaimana inovasi dapat mengubah lanskap layanan kesehatan secara menyeluruh.

Dengan dukungan penuh dari pemerintah provinsi dan lembaga pendidikan tinggi seperti Poltekkes Kemenkes Bengkulu, B-ICON 2023 diharapkan akan terus menjadi penggerak perubahan positif dalam sistem kesehatan, tidak hanya di Bengkulu tetapi juga di seluruh Indonesia. Semangat inovasi dan pembelajaran yang berkualitas akan memainkan peran kunci dalam memastikan masa depan yang lebih baik untuk kesehatan masyarakat.

Editor : Gina Rivaldo