Flamboyannews.com – Kepahiyang, Mencegah terjadinya perbuatan asusila dan penyakit masyarakat dimalam pergantian tahun, Wahyuda Hendika, S.So. Menghimbau masyarakat untuk tidak merayakannya dengan berkumpul dan sejenisnya.
Himbauan ini juga mengacu pada edaran Pemerinta dengan, Surat Himbauan Nomor:456/297/ B.Ill / 2018 tentang Pergantian Tahun Baru Masehi di Kota Bengkulu.
yang mana masyarakat dihimbau untuk tidak merayakan, berkumpul dan sejenisnya terkait malam pergantian tahun baru yang akan mengundang murka dan bencana dari Allah SWT.
“Mari kita sambut tahun baru 2019 dengan bermuhasabah, bersyukur dengan memperbanyak ibadah serta berdo’a, semoga Allah.SWT selalu melindungi kita semua.
Muhasabah berasal dari kata hasiba yahsabu hisab, yang secara etimologis melakukan perhitungan. Dalam terminologi syari’ muhasabah merupakan sebuah upaya evaluasi diri terhadap kebaikan dan keburukan yang kita lakukan dari semua aspek.
“Wahyuda Hendika juga ingatkan agar masyarakat memperhatikan lingkungannya agar terbebas dari perbuatan maksiat dan penyakit masyarakat lainnya. Kepada pengelola, pemilik maupun pelaku wisata untuk tidak melakukan aktifitas kewisataan pada malam pergantian tahun baru.
Masyarakat diminta untuk menjaga ketertiban, keamanan lingkungan, tidak membakar petasan, mercon, ataupun kembang api dan konvoi-konvoi di jalan raya.
“Kepada Masyarakat, Ninik Mamak dan Alim Ulama, dan Pemuka Masyarakat diharapakan dapat mengawasi serta mengingatkan masyarakat, anak dan keponakannya untuk tidak melakukan kegiatan pergantian tahun baru,” ujar Wahyuda Hendika yang juga Wakil Sekretaris DPD Golkar Kabupaten Kepahiang ini. Ucapnya. (ST)












