Kementerian Koperasi dan UMKM Bersama BPS Bengkulu Gelar Pendataan Inovatif

Suasana Foto bersama seusai Gubernur Bengkulu, Rohidin Mersyah terima audiensi Kepala BPS Provinsi Bengkulu beserta jajaran, di Ruang Kerja Gubernur Bengkulu, Rabu (13/09/2023).Flamboyan Foto/Deni
Suasana Foto bersama seusai Gubernur Bengkulu, Rohidin Mersyah terima audiensi Kepala BPS Provinsi Bengkulu beserta jajaran, di Ruang Kerja Gubernur Bengkulu, Rabu (13/09/2023).Flamboyan Foto/Deni

Flamboyannews.com, Bengkulu – Terobosan terbaru dalam pemetaan Koperasi dan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) telah diluncurkan di Provinsi Bengkulu. Kementerian Koperasi dan UMKM bekerja sama erat dengan Badan Pusat Statistik (BPS) untuk melaksanakan Pendataan Lengkap Koperasi dan UMKM (PL-KUMKM) yang revolusioner.

Kegiatan PL-KUMKM yang akan berlangsung mulai 15 September hingga 14 Oktober 2023 ini, akan melibatkan petugas BPS yang siap terjun ke lapangan untuk mengumpulkan data-data penting. Namun, yang membuat pendataan ini istimewa adalah cara pengumpulan datanya yang sangat komprehensif.

Baca Juga: Pelaku Curanmor Diciduk Tim Totaici Sat Reskrim Polres Bengkulu Selatan dalam Waktu 24 Jam

Gubernur Bengkulu, Rohidin Mersyah, telah mengajak seluruh masyarakat Bengkulu, khususnya para pelaku UMKM dan Koperasi, untuk ikut mensukseskan kegiatan inovatif ini. Masyarakat diajak untuk berperan aktif dengan menyampaikan data-data lengkap kepada petugas pendataan, Rabu (13/09/2023)

Tentunya, pertanyaan besar yang muncul adalah mengapa pendataan ini begitu penting? Pendataan Lengkap Koperasi dan UMKM 2023 akan mencakup tujuh aspek kunci:

  1. Identifikasi lengkap para individu dan entitas yang terlibat dalam dunia usaha.

2. Pemetaan unit usaha dan perusahaan UMKM serta Koperasi berdasarkan lokasi geografis dan jenis usaha yang dijalankan.

3. Menentukan berapa banyak tenaga kerja yang diperlukan oleh UMKM dan Koperasi.

4. Menganalisis rantai pasokan dan jangkauan pasar yang digarap oleh UMKM dan Koperasi.

5. Memahami pola pendapatan dan pengeluaran dari aktivitas usaha.

6. Menyelidiki sumber daya modal yang digunakan dalam menjalankan operasional.

7. Mengukur tingkat pemanfaatan teknologi digital dalam operasional UMKM dan Koperasi.

Data-data yang dikumpulkan melalui pendataan ini akan menjadi landasan untuk perumusan kebijakan yang lebih presisi.

Ini berarti bahwa pemerintah dapat mengambil tindakan yang lebih cerdas dan lebih tepat sasaran untuk mendukung pertumbuhan dan perkembangan sektor UMKM dan Koperasi di Bengkulu.

Baca Juga: Kemenkominfo Mendorong Perkembangan Smart City di Kota Bengkulu

PL-KUMKM ini tidak hanya memerlukan partisipasi aktif dari pelaku usaha, tetapi juga menjadi momentum untuk inovasi dan pertumbuhan sektor UMKM dan Koperasi di wilayah ini.

Dengan data yang akurat dan komprehensif, Bengkulu memiliki peluang besar untuk mencapai perubahan signifikan dalam mendukung para pelaku UMKM dan Koperasi di masa depan.

Dengan demikian, pendataan ini bukan hanya sebuah kegiatan rutin, tetapi juga sebuah langkah luar biasa menuju masa depan yang lebih cerah untuk perekonomian Bengkulu.

Editor : Gina Rivaldo