Flamboyannews.com, Bengkulu Utara – Pemkab Bengkulu Utara ikuti entry meeting evaluasi Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah, Reformasi Birokrasi, dan Zona Integritas tahun 2023, oleh Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi di Ruang Pola Setdakab Bengkulu Utara, Rabu (02/08/2023).
Menteri PANRB Abdullah Azwar Anas mengatakan, fokus utama dari evaluasi SAKIP 2023 ini akan lebih menekankan kepada upaya dalam menangani kemiskinan ekstrem.
Baca Juga : Di LHKPN 2023 Inilah Sosok Kepala Daerah Termiskin Di Provinsi Bengkulu dan Mempunyai Hutang
Langkah ini pun selaras dengan amanat Presiden Joko Widodo, yang menargetkan 2024 mendatang angka kemiskinan ekstrem mencapai 0%.
“Sesuai dengan arahan Pak Presiden dan agar hasil evaluasi lebih berdampak, maka fokus evaluasi SAKIP 2023 akan lebih menekankan terhadap upaya mengenai kemiskinan ekstrem,” ujarnya melalui, Live Streaming Youtube RBKUNWAS.
Selain itu, untuk fokus evaluasi dari sisi Zona Integritas sendiri, Kementerian PANRB mengedepankan pada efektivitas, pengendalian internal dalam mengenali potensi resiko integritas, resiko terkait pencapaian kinerja utama, serta adanya upaya pelayanan publik.
Baca Juga : Genjot Promosi Wisata, Dinas Parawisata Bengkulu Selatan Minta Camat Ikut Promosi Wisata
“Kami terus ingin mendorong agar penilaian RB tahun ini lebih berdampak, lebih terukur, dan tidak terjebak pada tumpukan kertas atau administrasi atau di sisi hulu, tapi langsung ke sisi hilir atau ke sisi dampak,” pungkasnya
Deputi Bidang Reformasi Birokrasi, Akuntabilitas Aparatur, dan Pengawasan Kementerian PANRB Erwan Agus Purwanto berharap seluruh instansi pemerintah dapat memanfaatkan forum ini dengan baik untuk menggali informasi terkait evaluasi yang akan dilaksakan.
Baca Juga : Apel Pagi di Pasar Sembayat, Asisten II Ajak Masyarakat Pasang Bendera, Sambut HUT KemRI
“Forum ini bisa jadi wadah bagi seluruh instansi pemerintah mempersiapkan diri untuk pelaksanaan evaluasi tahun 2023 sehingga hasil evaluasi nantinya menjadi semakin optimal,” ujarnya.
Editor : Gina Rivaldo












