Flamboyannews.com, Mukomuko – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mukomuko, Provinsi Bengkulu, telah menuntaskan proses lelang proyek dengan total pagu mencapai Rp102 miliar pada tahun 2024. Informasi ini disampaikan oleh Kepala Sekretariat Unit Kerja Pengadaan Barang dan Jasa (UKPBJ) Pemkab Mukomuko, Effih, ST., MT, pada Selasa, 17 Desember 2024.
“Tahun ini, terdapat 63 paket kegiatan yang diproses lelang dengan total pagu sebesar Rp102 miliar. Nilai HPS (Harga Perkiraan Sendiri) dari paket proyek yang dilelang juga mencapai angka yang sama,” ujar Effih.
Proyek yang dilelang mencakup berbagai sektor, baik fisik maupun non-fisik. Adapun proyek fisik meliputi pembangunan infrastruktur jalan, jembatan, gedung, serta pengadaan barang, yang telah dianggarkan dalam APBD 2024. Sementara itu, proyek non-fisik terdiri dari jasa konsultan perencanaan dan pengawasan.
Namun, dari 64 paket kegiatan yang diajukan, satu proyek gagal lelang, sehingga total proyek yang berhasil diproses adalah 63 paket.
Effih menegaskan bahwa UKPBJ hanya berperan dalam memproses dan menetapkan pemenang lelang, sedangkan kewenangan kontrak berada di tangan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK).
“Kami bekerja sesuai dengan aturan perundang-undangan, mengutamakan transparansi, efektivitas, efisiensi, serta prinsip adil dan akuntabel. Tidak ada permainan dalam lelang proyek ini, dan semua prosedur mengikuti regulasi yang berlaku,” tegasnya.
Keberhasilan proses lelang ini juga menghasilkan efisiensi anggaran yang cukup signifikan. Tercatat, Pemkab Mukomuko mampu menghemat sekitar Rp4 miliar, yang dihitung dari selisih antara nilai penawaran penyedia dengan HPS.
“Efisiensi ini membuktikan bahwa proses lelang dilakukan secara kompetitif dan transparan, sehingga anggaran bisa dihemat untuk kepentingan lain yang lebih strategis,” tambahnya.
Meski telah menyelesaikan proses lelang dengan baik, UKPBJ masih menghadapi kendala dalam hal jumlah tenaga fungsional. Saat ini, UKPBJ hanya memiliki enam tenaga jabatan fungsional, sementara standar nasional mengharuskan minimal 14 orang.
“Kami memiliki 6 tenaga fungsional, terdiri dari 2 orang JF Pratama, 3 orang JF Muda, dan 1 orang JF Madya. Dengan jumlah ini, tim harus bekerja ekstra keras dalam menyelesaikan proses lelang,” jelas Effih.
Untuk mengatasi kekurangan ini, Pemkab Mukomuko berencana menambah 6 tenaga fungsional baru melalui seleksi CPNS dan PPPK yang akan datang.
Dengan sistem lelang yang semakin transparan serta efisiensi anggaran yang tinggi, diharapkan pembangunan di Mukomuko dapat berjalan lebih optimal demi kesejahteraan masyarakat.
Reporter : Erma Yani
Editor : Gina Rivaldo












