Flamboyannews.com, Kepahiang – Satreskrim Polres Kepahiang, Polda Bengkulu, tidak tinggal diam menghadapi kelangkaan gas Elpiji 3 Kg di Kabupaten Kepahiang. Melalui Unit Tipidter, mereka mengambil langkah tegas untuk mengingatkan dan menindak oknum-oknum yang berusaha memanipulasi harga gas tersebut.
Kapolres Kepahiang, AKBP. Eko Munaryanto, S.IK, bersama Kasat Reskrim, AKP. Sujud Alif Yulamlam, S.IK, didampingi Kanit Tipidter, Ipda. Fredo Ramos, S.Sos, menyatakan bahwa pihaknya telah menanggapi laporan masyarakat terkait kelangkaan gas Elpiji 3 Kg.
Baca Juga: Musrenbang Kepahiang, Menuju Kabupaten Maju dan Mandiri Melalui Kolaborasi dan Inovasi
Mereka juga sedang menyelidiki informasi tentang penjualan gas tersebut di atas Harga Eceran Tertinggi (HET).
Fredo menjelaskan bahwa para penjual gas Elpiji 3 Kg, baik dari pangkalan maupun pengecer, telah diperingatkan untuk tidak menaikkan harga di atas HET. Unit Tipidter menegaskan bahwa akan ada tindakan tegas terhadap pelanggaran tersebut, karena hal ini dapat menyulitkan masyarakat.
Sebelumnya, Dinas Perdagangan Koperasi dan UKM Kabupaten Kepahiang telah mencari solusi terkait kelangkaan gas Elpiji 3 Kg yang terjadi khususnya menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional.
Salah satu solusi yang dipertimbangkan adalah menggunakan sistem barcode untuk pembelian gas, mirip dengan pembelian BBM. Namun, implementasi solusi tersebut masih menunggu keputusan dari pemerintah pusat.
Baca Juga: Puluhan Desa di Kepahiang Gelar Pemilihan Anggota BPD, Berikut Persyaratan dan Prosesnya
Abdullah, Kabid Perdagangan Disperkop Kepahiang, menyampaikan bahwa meskipun rencana pembelian dengan barcode telah disosialisasikan, implementasinya belum bisa dilakukan karena belum ada keputusan resmi dari pemerintah pusat.
Saat ini, pembelian menggunakan KTP untuk isi ulang tabung gas Elpiji 3 Kg telah diperpanjang hingga Mei 2024.
Dengan tindakan tegas dari Satreskrim Polres Kepahiang dan upaya mencari solusi dari pemerintah daerah, diharapkan masalah kelangkaan dan penyalahgunaan harga gas Elpiji 3 Kg dapat segera teratasi demi kesejahteraan masyarakat.
Reporter : Suprayogi
Editor : Gina Rivaldo












