Flamboyannews.com, Seluma – Kabupaten Seluma kini menjadi sorotan utama dalam upaya menangani masalah stunting yang menghantui sebagian besar daerah di Indonesia. Pada hari Senin, Senin (11/09/2023), Drs. Gustianto, yang juga menjabat sebagai Wakil Bupati Seluma dan Ketua Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Kabupaten Seluma, memimpin rapat penting di Makodim 0425 Seluma.
Dalam pertemuan ini, Letkol Arh Dedy Hendaryatmoko, Komandan Kodim 0425 Seluma, menyampaikan gagasan inovatif yang dapat menjadi kunci untuk mengatasi stunting. “Kita bisa menurunkan stunting di Kabupaten Seluma dengan memberikan suplemen kepada masyarakat,” kata Letkol Arh Dedy Hendaryatmoko.
Baca Juga: Bengkulu Utara Antisipasi Krisis Pangan Terkait Fenomena El Nino
Suplemen ini telah diuji coba di beberapa kabupaten lain dan terbukti sangat bermanfaat dalam mengatasi masalah stunting. Kabupaten Seluma bertekad untuk mengambil langkah berani dalam meluncurkan program ini dan mengharapkan hasil yang positif.
Wakil Bupati Seluma, Drs. Gustianto, optimis bahwa program pemberian suplemen ini akan memberikan hasil yang signifikan dalam menurunkan tingkat stunting di Kabupaten Seluma. “Diharapkan dengan program baru ini, kita bisa menurunkan tingkat stunting dari sebelumnya mencapai 22% menjadi hanya 12%,” ujar Wakil Bupati dengan semangat.
Baca Juga: korsleting listrik Dua kamar kontrakan di Bengkulu Selatan Ludes Terbakar
Penting untuk dicatat bahwa program ini tidak hanya bergantung pada pemerintah daerah. Wakil Bupati Seluma juga mengajak kepala desa untuk turut berperan aktif dengan memasukkan program percepatan penurunan stunting ke dalam anggaran dana desa masing-masing.
Rapat ini menggambarkan komitmen serius Kabupaten Seluma dalam mengatasi stunting dan upaya kolaboratif antara berbagai pihak, mulai dari pemerintah daerah hingga tingkat militer, untuk mengubah paradigma dan meningkatkan kualitas hidup anak-anak di Kabupaten Seluma.
Kabupaten ini menjadi pionir dalam mengambil langkah inovatif dalam menangani masalah stunting, dan harapannya adalah bahwa langkah ini akan menjadi contoh bagi daerah lain di seluruh Indonesia.
Editor : Gina Rivaldo












