Flamboyannews.com, Seluma – Peristiwa tragis terjadi pada Sabtu (23/09/2023) sekitar pukul 12.00 WIB di ruas jalan lintas Desa Pagar Agung, Kecamatan Seluma Barat, Kabupaten Seluma.
Seorang pemuda bernama Khoirul Anam (23 tahun), warga Desa Dempo Makmur, Kecamatan Pagar Alam Utara, Provinsi Sumatra Selatan, menjadi korban kecelakaan lalu lintas yang mengguncang hati banyak orang.
Baca Juga: Keberhasilan TMMD ke-118 di Desa Kembang Ayun, Manna: Menyongsong Perubahan Positif
Khoirul Anam tengah berkendara sepeda motor Honda Mega Pro dengan nomor polisi BG 3680 WH, setelah menghadiri acara wisuda temannya dan berlibur di Kota Bengkulu bersama teman-temannya.
Kronologi kecelakaan ini dimulai ketika Khoirul Anam, dalam perjalanan pulang ke Pagar Alam, mencoba melakukan manuver menyalip mobil yang ada di depannya di lokasi Tempat Kejadian Perkara (TKP).
Namun, pada saat yang sama, dari arah berlawanan, muncul seorang sopir mobil minibus dengan nomor polisi B 7029 KDA yang bernama Ujang Anvardi (34 tahun), warga Desa Karang Dapo, Kecamatan Semidang Dumai, Kabupaten Kaur. Tabrakan tak terhindarkan.
“Saya bersama teman-teman dari Bengkulu dalam perjalanan pulang ke Pagar Alam. Kami beriringan, tapi saya tidak terlalu yakin dengan kejadian itu. Karena tiba-tiba saja korban sudah di depan. Tabrakan pun tidak bisa dihindari,” ujar Fandery, salah satu rekan korban, saat diwawancara oleh Flamboyannews.com di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tais.
Sementara itu, menurut keterangan sang sopir mobil minibus, pada saat itu ia bersama istrinya dan satu penumpang lainnya sedang dalam perjalanan dari Kabupaten Kaur menuju Kota Bengkulu.
Saat berada di lokasi TKP, dari arah berlawanan, tiba-tiba muncul sepeda motor yang dikendarai oleh korban, yang berusaha menyalip lima mobil yang berada di depannya.
“Saya sudah mencoba memberikan isyarat dengan mengedipkan lampu dan berusaha menghindar. Mobil saya sudah berada di pinggir jalan,” terang sang sopir mobil minibus kepada anggota Satlantas Polres Seluma ketika berada di TKP.
Setelah kejadian, sang sopir dan warga sekitar segera turun tangan untuk membantu korban yang telah mengalami luka parah.
Korban dilarikan ke RSUD Tais untuk mendapatkan perawatan medis, namun sayangnya, nyawanya tidak dapat diselamatkan karena luka-lukanya yang serius.
Khoirul Anam mengalami patah kaki kanan, patah rahang kiri, luka robek, dan memar di wajah.
Kapolres Seluma, AKBP Arif Eko Prastyo, SIK MH, melalui Kanit Laka, Aipda Novriwan, SH, menjelaskan bahwa menurut keterangan saksi, sepeda motor korban datang dari arah Kota Bengkulu, sementara mobil minibus melaju dari arah Kota Manna.
Baca Juga: Tips Aman dari Kapolres Bengkulu Selatan untuk Cegah Tindak Jambret
Saat itu, sepeda motor sedang berusaha menyalip kendaraan dan terjadi tabrakan tak terhindarkan.
Jenazah korban telah dibawa oleh pihak keluarga ke rumah duka, sementara kendaraan sepeda motor korban diamankan oleh Mapolres Seluma untuk penyelidikan lebih lanjut terkait insiden tragis ini.
Kecelakaan ini menjadi pengingat bagi kita semua akan pentingnya keselamatan berlalu lintas dan kewaspadaan saat berkendara di jalan raya. Semoga keluarga korban diberi kekuatan dalam menghadapi cobaan ini.
Editor : Gina Rivaldo












