KPU Bengkulu Utara Siap Sukseskan Pemilu 2024 dengan Antisipasi Kecurangan

Ketua PPK MSS saat meninjau dan mengambil titik koordinat jalur darat di kawasan hutan lindung yang nantinya akan menjadi akses pendistribusian Logistik Pemilu kepada 4 TPS sulit di wilayah kerjanya, Minggu (24/09/2023).Flamboyan Foto/Suprayogi
Ketua PPK MSS saat meninjau dan mengambil titik koordinat jalur darat di kawasan hutan lindung yang nantinya akan menjadi akses pendistribusian Logistik Pemilu kepada 4 TPS sulit di wilayah kerjanya, Minggu (24/09/2023).Flamboyan Foto/Suprayogi

Flamboyannews.com, Bengkulu Utara – Dalam rangka memastikan kelancaran pelaksanaan Pemilu 2024 dan mengantisipasi potensi kecurangan, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Bengkulu Utara beserta jajaran Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) terus melakukan persiapan matang, Minggu (24/09/2023)

Fokus utama adalah mengatasi tantangan pada Tempat Pemungutan Suara (TPS) dengan status sulit atau khusus.

Baca Juga: Kebakaran Lahan Mengancam Kabupaten Seluma Akibat Musim Kemarau

Waskito, Ketua PPK Kecamatan Marga Sakti Sebelat (MSS), mengakui adanya potensi kecurangan pada Pemilu yang dapat terjadi sebelum pencoblosan, selama pencoblosan, atau saat proses rekapitulasi.

Namun, pihaknya telah berupaya maksimal untuk mengantisipasi potensi kecurangan tersebut melalui persiapan yang matang.

Terutama, seluruh jajaran panitia Pemilu dari tingkat kecamatan hingga TPS diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama di TPS yang berada dalam kondisi sulit atau khusus. Ada empat TPS sulit yang perlu mendapatkan perhatian khusus.

Salah satu langkah antisipatif yang dilakukan adalah melakukan pemetaan lokasi TPS sulit atau khusus.

Dengan menggunakan sistem open camera, lokasi dan koordinat TPS sulit tersebut telah terdokumentasi dengan baik dan dilaporkan kepada KPU.

Pihak KPU Bengkulu Utara juga telah melakukan studi mendalam terkait kondisi medan dan akses menuju TPS sulit. Hal ini penting untuk memastikan kelancaran mobilisasi logistik Pemilu ke TPS sulit. Akses utama melalui jalur darat yang melintasi kawasan hutan lindung menjadi prioritas utama, namun jalur perairan juga menjadi alternatif jika akses darat tidak memungkinkan.

Pengawasan ketat terhadap pergerakan surat suara dan logistik Pemilu menjadi fokus penting. Pihak panitia Pemilu akan memantau secara cermat setiap tahapan, mulai dari TPS, desa, PPK, hingga KPU.

Selain itu, pendampingan dari TNI-Polri dan Panitia Pengawas Pemilu (Panwas) juga akan dilakukan pada hari pencoblosan untuk memastikan keamanan dan mencegah terjadinya kecurangan.

Baca Juga: Sumur Bor Sebagai Solusi Ketersediaan Air Bersih di Musim Kemarau

Dalam hal daftar pemilih, panitia akan memeriksa Daftar Pemilih Tetap (DPT) dengan seksama, memastikan bahwa calon pemilih tidak memiliki masalah.

Selain DPT, data alternatif seperti DPTb dan DPk juga akan dimonitor untuk memastikan integritas pemilih.

Dengan persiapan-persiapan yang matang dan langkah-langkah antisipatif ini, KPU Bengkulu Utara bersama PPK siap menghadapi Pemilu 2024 dengan penuh kewaspadaan untuk memastikan pelaksanaan Pemilu yang jujur dan adil.

Editor : Gina Rivaldo