Ketua KPU BS Alpin Samsen mengaku, meski belum ada rencana PSU. Ia menegaskan masih menunggu koordinasi dengan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) BS.
Sebab, ajang lima tahunan ini sebelumnya memang menemukan sejumlah hambatan. Terutama soal keterlambatan pendistribusian surat suara.
Meski begitu, diakuinya keterlambatan itu tidak hanya terjadi di Kabupaten Bengkulu Selatan melainkan turut juga terjadi di setiap wilayah Indonesia.
“Memang ada beberapa keterlambatan tapi sudah semua kita pastikan para pemilih mendapatkan hak mereka untuk menyalurkan hak pilihnya,” kata Alpin Jum’at, (19/4).
Keterlambatan pendistribusian surat suara, kata Alpin, disebabkan jumlah TPS yang cukup banyak, yakni 556 TPS. Termasuk jarak tempuh distribusi yang cukup menyita waktu.
“Tidak ada yang mengkhawtirkan sudah clear semua, dan kita masih juga menunggu hasil pantauan dari Bawaslu”. (Rls)












