flamboyannews.com. Bengkulu -Anggota Kepolisian Resort (Polres) Bengkulu dipimpin Kasat Reskrim AKP Indramawan Kusuma Trisna didampingi Kasat Lantas AKP Agis Arya bersama 37 personil Anggota Polres menggelar razia dengan sasaran Preman jalanan, Narkoba, Senjata tajam (Sajam) disejumlah titik Kota Bengkulu yang diduga kerap dijadikan tempat nongkrong dan balapan liar, Jumat (30/3/2019) sekira pukul 22.45 WIB.
Kapolres Kota Bengkulu, AKBP Prianggodo Heru, melalui Kasat Reskrim AKP Indramawan Kusuma Trisna mengatakan, kegiatan yang dilaksanakan tersebut merupakan Kegiatan Kepolisian Yang Ditingkatkan (KKYD) sekaligus dalam rangka menjelang Pemilihan Umum (Pemilu) yang tidak lama lagi.
“Ini bagian kegiatan KKYD bahwasanya setiap malam Polres maupun Polsek bergiliran melaksanakan cipta kondisi dalam rangka menjelang Pemilu 2019, agar Pemilu nanti berjalan dengan baik dan masyarakat bisa aman, karena mengingat pada minggu-minggu ini banyak sekali kejadian-kejadian jalanan khususnya pencurian sepeda motor (Curanmor), jambret,” ujar Indramawan.
Dikatakan Indramawan, ini merupakan razia gabungan besar-besaran dengan menyasar masyarakat atau anak muda yang pada waktu tengah malam masih nongkrong. Memang dalam razia masih banyak ditemukan masyarakat yang diduga meresahkan, seperti mengonsumsi minuman keras, ngelem dan lainnya.
“Kita juga berhasil mengamankan lima orang masih remaja yang memang ngelem di taman Smart City, kemudian kita bawa ke Mapolres untuk dilakukan pembinaan. Karena memang informasi dari masyarakat yang beredar, disitu tempat untuk ngelem ataupun minum minuman keras (miras) tuak dan tadi ditemukan tuak dan lem disitu,” kata Indramawan.
Untuk di kawasan Jalan Padang Jati Tanah Patah Kota Bengkulu, sambung Indramawan, memang kerap dijadikan balapan liar karena treknya lurus sehingga meresahkan masyarakat.“Kita lakukan penindakan bagi sepeda motor yang tidak dilengkapi surat-surat kendaraannya dan kita juga menemukan minuman keras jenis anggur yang ditenggak oleh anak muda,” terang Indramawan.
Ditambahkan Kasat Lantas, AKP Agis Arya, dalam giat tersebut kurang lebih sebanyak 15 kendaraan bermotor yang diamankan, karena pemiliknya tidak bsa menunjukkan identitas kendaraannya. Apabila nanti pemilik kendaraan bisa menunjukkan surat-surat kendaraannya, maka sepeda moor tersebut akan dikembalikan.
“Jadi waktu kita lakukan Patroli Hunting tadi, pada saat kita melihat adanya pelanggar disitu ini dicurigai anak-anak muda yang suka berbuat ribut-ribut di jalan, balap-balap liar, maka kita lakukan pencegahan jangan sampai mereka melakukan kegiatan-kegiatan negatif kedepannya,” tandas Agis.












