Flamboyannews.com, Bengkulu Tengah – Pematang Tiga, Bengkulu Tengah – Peristiwa gotong-royong mengambil peran sentral ketika warga dari tiga desa yang berbeda memulai aksi perbaikan jembatan Genting Dabuk yang mengalami kondisi parah di Kabupaten Bengkulu Tengah, Selasa (03/10/2023).
Jembatan tersebut menjadi perbincangan hangat di media sosial karena lantainya yang bolong-bolong membahayakan pengendara.
Baca Juga: Bupati Mukomuko Mendorong Percepatan Pembangunan Jalan Inpres Menghadapi Cuaca Buruk
Camat Pematang Tiga, Madeslianto MS, MAP, menyatakan bahwa kini jembatan tersebut telah memenuhi standar keamanan dan kelayakan untuk dilalui pengendara.
“Proses perbaikan jembatan dimulai satu minggu lalu dan mendapat dukungan dana dari Corporate Social Responsibility (CSR) PT. Bio Nusantara Teknologi, “ungkap Madeslianto.
Aksi gotong-royong ini melibatkan warga dari Desa Genting Dabuk, Desa Kebun Lebar, dan Tanjung Kepahiang.
Dengan semangat kebersamaan, mereka turut serta dalam upaya membangun kembali jembatan yang menjadi akses vital antar desa di wilayah tersebut.
Madeslianto berharap bahwa perbaikan jembatan ini akan memberikan manfaat besar bagi masyarakat, memudahkan mobilitas sehari-hari, “dan mendukung kegiatan ekonomi di sekitar wilayah tersebut, “ujar Madeslianto.
Baca Juga: Kabupaten Bengkulu Tengah Dilanda Karhutla, Upaya Damkar Terkendala Sarpras
Ia juga mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama menjaga dan merawat fasilitas umum ini demi kebaikan bersama.
“Dengan adanya inisiatif gotong-royong dan dukungan CSR, masyarakat setempat berhasil membuktikan bahwa kebersamaan adalah kunci dalam mengatasi permasalahan di lingkungan mereka, “tutup Madeslianto.
Editor : Gina Rivaldo












