Antrean Panjang Truk Pengangkut Batu Bara di Pelabuhan Pulau Baai Meningkatkan Kemacetan dan Risiko Kecelakaan

Suasana antrean panjang truk pengangkut baru bara di Pelabuhan Pulau Baai, Jumat (29/03/2024). Flamboyan Foto/Suprayogi
Suasana antrean panjang truk pengangkut baru bara di Pelabuhan Pulau Baai, Jumat (29/03/2024). Flamboyan Foto/Suprayogi

Flamboyannews.com, Bengkulu – Antrean panjang truk pengangkut baru bara di Pelabuhan Pulau Baai menjadi sorotan utama bagi para sopir yang mulai mengalami kesulitan akibat kemacetan yang terjadi.

Salah seorang sopir truk, Eko Noprinto, mengungkapkan keluhannya terhadap situasi tersebut. Menurutnya, antrean truk yang mengular dari pabrik inti hingga ke stokpile SJR disebabkan oleh berbagai faktor, termasuk leletnya sistem pembongkaran batu bara di stokpile SJR.

Baca Juga: Penanganan Kelangkaan Gas Elpiji 3 Kg di Kabupaten Kepahiang

Hal ini menyebabkan truk-truk pengangkut harus menunggu lebih lama dari biasanya, yang pada akhirnya berdampak pada kemacetan yang semakin parah.

Eko juga menyoroti kondisi jalan menuju lokasi stokpile yang berlobang dalam-dalam, yang semakin memperparah situasi kemacetan. Kondisi jalan yang buruk menyebabkan truk-truk pengangkut baru bara kesulitan untuk melintas dengan lancar, bahkan meningkatkan risiko kerusakan pada kendaraan.

Kondisi tersebut tidak hanya mengganggu aktivitas pengangkutan baru bara, tetapi juga berpotensi menyebabkan kelancaran kendaraan yang melintas di sekitar, sehingga masyarakat yang melakukan aktivitas terganggu berpotensi terjadi kecelakaan.

Dengan adanya keluhan yang disampaikan oleh para sopir truk, langkah penanganan yang cepat dan efektif menjadi sangat penting untuk mengatasi masalah antrean panjang dan kemacetan di Pulau Baai.

Baca Juga: Anak Dibawah Umur Alami Dugaan Penganiayaan, Polisi Selidiki Kasus

Perbaikan sistem pembongkaran batu bara di stokpile SJR serta perbaikan kondisi jalan menuju lokasi stokpile menjadi hal yang mendesak untuk dilakukan.

Pihak terkait, termasuk otoritas pelabuhan dan pemerintah daerah setempat, diharapkan segera mengambil tindakan yang diperlukan untuk memperbaiki situasi ini.

Dengan demikian, diharapkan aktivitas pengangkutan baru bara di Pelabuhan Pulau Baai dapat berjalan dengan lancar dan efisien, serta mengurangi dampak negatif bagi para pelaku usaha dan masyarakat secara keseluruhan.

Reporter : Suprayogi
Editor : Gina Rivaldo