flamboyannews.com – BENGKULU, Gubernur Bengkulu Dr. H. Rohidin Mersyah, M.Ma Didatangi Puluhan perwakilan masyarakat yang keseluruhannya adalah petani asal sengkuang yang terdiri dari perwakikan delapan desa di Kecamatan Kabawetan Kepahiang, masyarakat langsung beraudiensi dengan bapak gubernur untuk membicarakan dan pengusulan pembebasan kawasan hutan melalui program reforma agraria( Tora).

Aspirasi masyarakat mengenai usulan pembebasan lahan karena sudah di garap puluhan tahun oleh masyarakat namun tidak memberikan kenyamanan masyarakat petani dalam menggarap perkebunan kopi yang merupakan jantung kehidupan dan penghasilan petani kopi Desa- Desa Kecamatan Kabawetan karena masih seringnya terjadi konflik saling klaim kepemilikan antara masyarakat dengan pihak BKSDA.

Masyarakat yang dipimpin Kepala Desa Bandung Baru Afendi pada audiensi dengan Gubernur Bengkulu Dr. H. Rohidin Mersyah, M.Ma
didampingi kepala dinas pertanian Ir. Ricki Gunarwan, perwakilan BKSDA, Dan dinas kehutanan kamis (07/02/2019) menemui kesepakatan diantaranya gubernur akan membuat surat edaran kepada seluruh kabupaten kota untuk membentuk team reforma agraria ( Tora ) terkusus kabupaten kepahiang berkaitan dengan usulan yang sudah disampaikan perwakilan masyarakat Kepahiang.

“kita akan bentuk team tora untuk kabupaten kepahiang guna menanggapi usulan dari masyarakat, dari team ini juga kita akan kaji seperti apa letak permasalahannya nanti, dan tidak hanya kabupaten kepahiang surat edaran pembentukan Tora juga akan kita sampaikan kepada seluruh kabupaten Kota yang ada di provinsi Bengkulu” ujar gubernur
Gubernur juga memberikan apresiasi kepada perwakilan masyarakat yang sudah menyampaikan aspirasi, namun untuk proses penyelesain perkara ini tentunya akan bertahap sesuai ketentuan dan peraturan perundang- undangan,” (Rls)












