Flamboyannews.com – Bengkulu, Memanaskan hubungan nelayan tradisional dan nelayan trawl pasca kedapatannya nelayan trawl mencari ikan dizona nelayan tradisional membuat Koordinator Lapangan (Korlap) Aliansi Nelayan Tradisional Bengkulu (ANTB), Rahmad angkat bicara.
Pada awak media, Rahmad yang akrab disapa Joker menyebut sebetulnya keinginan nelayan tradisional hanyalah engkulu bisa zero trawl atau tidak ada lagi trawl di Bengkulu ini.
Dikatakan Joker, pembakaran yang dilakukan nelayan tradisional terhadap kapal trawl dilakukan secara spontanitas saja. Hal ini lantaran permasalahan illegal fishing sebetulnya sudah lama terjadi, namun tidak ada titik penyelesaian dan kapal trawl tetap ada. “Makanya mungkin hari ini, nelayan tradisional yang sudah gerah tidak ada penyelesaiannya,” kata Joker.
Joker berharap, agar masalah trawl ini dapat benar-benar dituntaskan. Dalam artian, nelayan tradisional meminta agar pihak terkait dapat menghabiskan trawl ini.
“Yang permasalahan ini hanya illegal fishing, harapan kami zero trawl di Bengkulu, kita nggak neko-neko, harapan kita zero trawl di Bengkulu,” ujarnya
Kamis (14/3) pagi sekitar 20 kapal nelayan tradisional turun ke laut dan melakukan penangkapan terhadap kapal trawl. Dari pencarian itu, mereka menemukan ada 6 kapal trawl. Dari 6 kapal trawl itu, 2 berhasil ditangkap beserta dengan 5 orang Anak Buah Kapal (ABK) yang saat ini diamankan di Mapolres Bengkulu.












