Sepulang Mendaki Bukit Kaba Warga Muba di Binduriang Jadi Korban Begal

Korban begal warga Kabupaten Muba, Armanto (23) dan pasangannya Dona Pransiska (21) saat membuat laporan Polisi lantaran menjadi korban Begal di wilayah Kecamatan Binduriang, Sabtu, (03/06/2023).Flamboyan-Suprayogi/Polres Rejang Lebong
Korban begal warga Kabupaten Muba, Armanto (23) dan pasangannya Dona Pransiska (21) saat membuat laporan Polisi lantaran menjadi korban Begal di wilayah Kecamatan Binduriang, Sabtu, (03/06/2023).Flamboyan-Suprayogi/Polres Rejang Lebong

Flamboyannews.com, Rejang Lebong – Kedua Korban bernama Armanto alias Anto (23) asal Desa Karang Anyar Kecamatan Lawang Wetan Kabupaten Muba dan teman wanitanya bernama Dona Pransiska (21) asal Desa Teluk Kijing Kecamatan Lais Kabupaten Muba membuat laporan Polisi lantaran menjadi korban  Begal  di wilayah Kecamatan Binduriang.

Kapolres Rejang Lebong AKBP Juda Trisno Tampubolon, SH, S.IK, MH didampingi Kasi Humas Iptu S. Simanjuntak, SH melalui Kapolsek PUT Iptu Hengky Noprianto, SH, MH  menjelaskan , menurut dari keterangan korban, mereka sebenarnya empat orang. Mereka baru saja pulang dari mendaki bukit kaba selama dua malam bersama dua rekannya yang lain dengan mengendarai dua unit motor.

Baca Juga : Empat Anggota Mapala Agra Buana, Gapai Puncak Gunung Api Patah diketinggian 2852 MDPL

“Keterangan korban, dia dan temannya bersama dua temannya yang lain baru saja selesai mendaki bukit kaba. Tadi sore mereka berencana pulang ke Kabupaten Musi Banyu Asin. Namun dalam perjalanan menuju Kota Lubuklinggau, tepatnya di wilayah Desa Simpang Beliti Kecamatan Binduriang mereka menjadi korban pencurian disertai dengan kekerasan, jelas Hengky, Sabtu, (03/06/2023).

Baca Juga : Khairil Anwar Lepas Mahasisiwa Fakultas Kedoteran Bengkulu, Bakti Kesehatan Ke Pulau Enggano

Dijelaskan Hengky, saat kejadian pelaku yang diduga dua orang tersebut mengendarai motor jenis Jupiter MX dan mendekati motor korban dari belakang. Pelaku yang berada di boncengan mencabut kontak motor korban sehingga motor mati dan berhenti. Selanjutnya kedua pelaku turun dari motor dan salah satunya menodongkan senjata tajam.

“Menurut korban, karena takut melihat salah satu pelaku menodongkan senjata tajam, mereka lari meminta tolong warga. Meskipun korban sempat melemparkan helm ke arah kedua pelaku, namun kedua pelaku cuek dan kabur membawa motor milik korban menuju arah Kota Lubuklinggau,” terangnya.

Baca Juga : Tolak Pelantikan Kepala Dusun Perempuan di Bengkulu Utara, Lembaga Adat Desa Gelar Musyawarah

Diungkapkan Hengky, barang yang begal  sepeda motor Honda Beat warna Magenta Hitam dengan Nomor Polisi (Nopol) BG 6770 BAL.

“Untuk korban sudah kita periksa atau dimintai keterangan atas kejadian curas tersebut,” tutupnya.

Editor : Gina Rivaldo