Flamboyannews.com, Rejang Lebong – Sebuah insiden kebakaran yang mengakibatkan kerusakan signifikan terjadi di Gang Mawar, RT 01 RW 02, Kelurahan Jalan Baru, Kecamatan Curup, Kabupaten Rejang Lebong, Provinsi Bengkulu, pada Rabu. (04/10/2023).
Tim gabungan dari Masyarakat TNI/Polri dan petugas Dinas Pemadam Kebakaran dengan susah payah berhasil memadamkan kobaran api hingga pukul 23.30 WIB.
Baca Juga: Tingkatkan Pendidikan Agama, Kabupaten Bengkulu Tengah Buka Sekolah Madrasah Negeri Baru
Kebakaran yang terjadi sekitar pukul 20.45 WIB tersebut menimbulkan kerusakan pada 8 pintu bedengan, 1 unit gudang, dan 6 rumah penduduk. Total kerugian materi diperkirakan mencapai miliaran rupiah, termasuk perabotan rumah tangga yang hampir tidak bisa diselamatkan.
Meskipun belum diketahui penyebab pasti kebakaran ini, Tim Opsnal dan Identifikasi Polres Rejang Lebong masih berada di lokasi untuk melakukan penyelidikan lebih lanjut. Salah satu kendala yang dihadapi adalah keadaan gang yang sempit, sehingga mobil pemadam kebakaran tidak dapat mendekati lokasi kebakaran dengan cukup dekat.
Selang mobil pemadam kebakaran juga terlalu pendek untuk mencapai rumah yang terkena dampak kebakaran.
Berita ini juga mencatatkan bahwa tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, namun, kerugian materi yang signifikan membuat masyarakat setempat merasakan dampak yang besar.
Proses pemadaman api oleh petugas pemadam kebakaran terhambat oleh keadaan gang yang sempit, sehingga warga dan anggota TNI/Polri turut serta membantu memadamkan api dengan alat-alat yang tersedia.
Peristiwa tragis ini telah membangkitkan semangat solidaritas masyarakat, yang bekerja sama dengan TNI/Polri untuk membantu warga yang terdampak.
Baca Juga: Sopir Mobil Proton Kehilangan Kendali dan Nyungsep ke Jurang di Jalan Latihan Desa Tanjung Besar
Proses pendampingan bagi warga yang terkena dampak kebakaran masih berlangsung, dan masyarakat secara bertahap mulai kembali ke rumah masing-masing.
Pihak berwenang diharapkan segera mengidentifikasi penyebab kebakaran ini, dan tindakan pencegahan yang tepat dapat diambil untuk menghindari kejadian serupa di masa mendatang.
Editor Gina Rivaldo












