Flamboyannews.com, Bengkulu Utara – Sopir truk menggelar demo di depan Kantor Bupati. Dalam aksinya para sopir meminta Pemkab Bengkulu Utara mengatasi kelangkaan BBM jenis solar subsidi serta QR Code mereka yang terblokir
“Kami minta Pemkab Begkulu Utara mampu memberikan solusi, yang utamanya keluhan para sopir soal kelangkaan BBM jenis solar subsidi serta QR Code mereka yang terblokir . Kami merasa dipersulit,” ucap Salah satu sopir, Novrizal kepada awak media Flamboyannews.com usai gelar aksi demo, Rabu (06/09/2023).
Baca Juga: Kapolsek Batik Nau Bersama Bhabinkamtibmas Hadiri Penetapan Titik Nol Pembangunan.
Aksi demo kelangkaan BBM di depan kantor Bupati ini membuat beberapa titik ruas jalan tertutup lantaran truk parkir di badan jalan, Hendra mendesak Pemkab Bengkulu Utara mengawasi persoalan kelangkaan BBM jenis solar subsidi serta QR Barcode mereka yang tiba – tiba terblokir
“Kami cuma sebatas untuk menyambung hidup, sedangkan beberpa hari ini banyak mobil dari partai atau perusahaa sampai berapa kali isi sedangkan kami cuman satu kali, itu pun susah untuk dapatkan BBM jenis solar subsidi saat mendapatkan antrian paling cepat harus ngantri selama 1 hari, “Eh.. bang, QR Barcode pula yang tiba – tiba terblokir, dari itulah kami meminta Pemkab Bengkulu Utara dapat mencarikan solusi, agar permasalahan yang kami alami sekarang bisa segera teratasi, “ungkapnya.
Baca Juga: Hari Kedua Ops Zebra Nala 2023, Satlantas Polres Kepahiang Bagikan Brosur dan Sticker
Novrizal juga menyinggung QR Barcode mereka yang tiba – tiba terblokir apa ada kaitannya kepada Dinas Perhubungan Pemkab Bengkulu Utara, yang mana membuat banyak supir mengeluh terkait pemblokiran QR Barcode mereka dilakukan secara sepihak dan mengakibatkan tidak dapat mengisi bahan bakar, “ujarnya menduga, dan mengakhiri pembicaraan.
Editor : Gina Rivaldo












