Jembatan Air Sekubung Mukomuko Segera Kembali Membuka Akses

Bupati Mukomuko, H. Sapuan didampingi Kepala Dinas PUPR, Apriansyah, ST., MT turun meninjau pekerjaan rehab bangunan Jembatan Air Sekubung, Minggu (01/10/2023).Flamboyan Foto/Suprayogi
Bupati Mukomuko, H. Sapuan didampingi Kepala Dinas PUPR, Apriansyah, ST., MT turun meninjau pekerjaan rehab bangunan Jembatan Air Sekubung, Minggu (01/10/2023).Flamboyan Foto/Suprayogi

Flamboyannews.com, Mukomuko – Hari libur kali ini menjadi momen bersejarah bagi warga Kecamatan Malin Deman, Mukomuko, Minggu (01/10/2023).

Bupati Mukomuko, H. Sapuan, bersama dengan Kepala Dinas PUPR, Apriansyah, ST., MT., telah turun langsung untuk memantau proses rehabilitasi Jembatan Air Sekubung yang sebelumnya mengalami kerusakan parah.

Baca Juga: Polsek Gading Cempaka Diganjar Penghargaan Bergengsi dalam Lomba Satkamling

Setelah melakukan peninjauan mendalam, perkiraan optimis muncul dalam waktu 21 hari ke depan, masyarakat akan dapat kembali menggunakan jembatan tersebut.

Pada hari libur ini, Bupati Mukomuko mengambil inisiatif untuk memonitoring proyek PUPR, salah satunya adalah pembangunan Jembatan Air Sekubung. Hal ini membuktikan komitmen pemerintah daerah dalam memperbaiki infrastruktur yang vital bagi warga.

Sebelumnya, Jembatan Air Sekubung menjadi satu-satunya akses transportasi bagi warga Kecamatan Malin Deman yang harus berjuang dengan kerusakan parah.

Namun, melalui program Dinas PUPR Mukomuko dan anggaran APBD murni tahun 2023 senilai Rp400 juta, langkah nyata telah diambil.

“Dananya sekitar Rp400 juta dari APBD murni tahun 2023,” ujar Apriansyah, Kepala Dinas PUPR Mukomuko, yang menegaskan anggaran yang digunakan untuk proyek ini.

Baca Juga: Polres Kepahiang Menggelar Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila, Semangat Persatuan dan Kebhinekaan

Spesifikasi Jembatan Air Sekubung meliputi panjang 30 meter dengan lebar bersih lantai 4,5 meter, dan akan ditambahkan bangunan trotoar setengah meter di sisi kiri dan kanan jembatan.

Saat ini, kontraktor telah menyelesaikan tahap pengecoran lantai, dan yang tinggal adalah menunggu beton mengeras dalam 21 hari ke depan agar jembatan dapat dilewati dengan aman.

Masyarakat yang sabar adalah kunci, diimbau untuk tidak tergesa-gesa melewati jembatan ini sebelum semua tahap selesai dan memastikan keamanan penuh.

Semua ini adalah upaya pemerintah daerah untuk memastikan keselamatan dan kenyamanan warga Kecamatan Malin Deman.

Editor : Gina Rivaldo