Pelatihan Teknis PIRT Membuka Pintu Kesuksesan UMKM Kepahiang

Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah, Saat penyerahan tabung gas Elpiji 3 Kg di Agrowisata Bukit Kristal Desa Suka Merindu Kecamatan Kepahiang, Kabupaten Kepahiang, Sabtu (09/09/2023).Flamboyan Foto/Suprayogi
Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah, Saat penyerahan tabung gas Elpiji 3 Kg di Agrowisata Bukit Kristal Desa Suka Merindu Kecamatan Kepahiang, Kabupaten Kepahiang, Sabtu (09/09/2023).Flamboyan Foto/Suprayogi

Flamboyannews.com, Kepahiang – Kabupaten Kepahiang kini menjadi pusat perhatian dengan inisiatif pelatihan teknis yang berpotensi mengubah nasib Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di daerah tersebut.

Pelatihan Teknis Pangan Industri Rumah Tangga (PIRT) yang baru-baru ini diadakan telah membuka jalan menuju kesuksesan bagi UMKM Kepahiang, Sabtu (09/09/2023).

Baca Juga: 65 Kades Terpilih di Kabupaten Rejang Lebong Mundur Bersama, Ancam Realisasi Dana Desa

Pada acara pembukaan, Gubernur Bengkulu, Rohidin Mersyah, menegaskan bahwa pelatihan ini merupakan langkah awal yang sangat penting bagi para pelaku UMKM.

“Dengan memperoleh sertifikasi PIRT, produk-produk UMKM Kepahiang dapat diarahkan menuju pangsa pasar yang lebih luas dan resmi, termasuk ke supermarket modern, dan bahkan memiliki potensi untuk bersaing di pasar nasional dan internasional, “jelas Gubernur.

Gubernur yang merupakan lulusan terbaik dari Universitas Gadjah Mada (UGM) dan Institut Pertanian Bogor (IPB) ini melihat sertifikasi sebagai modal awal yang penting dalam meningkatkan kualitas produk UMKM Kepahiang. Sertifikat halal dan sertifikat kandungan gizi adalah langkah penting yang akan membuka banyak pintu kesuksesan bagi para pelaku UMKM ini.

Lebih lanjut, Gubernur Rohidin Mersyah berharap bahwa pemegang sertifikat ini akan terus berinovasi dalam mengembangkan produk mereka.

“Selain kualitas produk yang tinggi, aspek kebersihan dan penggunaan bahan alami juga menjadi fokus dalam pelatihan ini. Kemasan produk yang menarik juga menjadi elemen penting dalam memikat konsumen, “tambahnya.

Salah satu pelaku UMKM, Aulia, yang menghasilkan makanan ringan khas Kepahiang, mengakui manfaat besar dari Pelatihan Teknis PIRT ini. Dia menyebutkan bahwa pelatihan ini memberikan pemahaman tentang cara memasarkan produk secara luas dengan dukungan sertifikasi produk.

“Sebagai hasilnya, pelaku UMKM dapat melepaskan kendala-kendala yang selama ini menghambat mereka dalam memasarkan produk dan mendapatkan sertifikat produk yang mereka butuhkan, “ungkapnya.

Baca Juga: Kapolsek Rimbo Pengadang dan Timnya Berhasil Atasi Kebakaran Hutan, Satelit Jadi Andalan

Pelatihan ini melibatkan 100 pelaku UMKM Kepahiang, dan setelah selesai, mereka juga akan dibantu dalam proses penguruskan sertifikat produk, baik itu sertifikat halal maupun sertifikat kesehatan.

Dengan demikian, Pemerintah Provinsi Bengkulu telah mengambil langkah konkret dalam mendukung pengembangan UMKM dan masyarakat setempat, dengan harapan ini akan mengangkat ekonomi daerah dan membuka peluang lebih luas bagi para pelaku UMKM untuk mencapai kesuksesan yang lebih besar.

Editor : Gina Rivaldo